Sering ke Sidoarjo dan Surabaya, Pedagang Sayur Giripurno Batu Jalani Rapid Tes
18 petani sekaligus pedagang sayur dari Desa Giripurno, Kota Batu menjalani tes cepat atau rapid test di Balaidesa Giripurno, Senin (16/5/2020).
Penulis: Benni Indo | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, BATU - 18 petani sekaligus pedagang sayur dari Desa Giripurno, Kota Batu menjalani tes cepat atau rapid test di Balaidesa Giripurno, Senin (16/5/2020).
Sejatinya, ada 34 pedagang yang diundang untuk menjalani tes cepat di tempat yang sama.
Pedagang yang tidak hadir tetap akan dipanggil kembali untuk menjalani tes. Rencananya mereka akan dites selepas Idul Fitri.
Kelala Desa Giripurno Suntoro menjelaskan, program tes cepat itu diselenggarakan oleh Dinas Pertanian yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan. Para pedagang sayur yang menjalani tes cepat sering keluar kota menuju Sidoarjo dan Surabaya untuk menjual sayur.
"Ini para petani termasuk pedagang sayur yang sering keluar Giripurno menuju Porong, Kabupaten Sidoarjo dan Surabaya untuk jualan sayur," kata Suntoro, Senin (18/5/2020).
Suntoro menegaskan, program pemeriksaan tes cepat tersebut tidak ada kaitannya dengan adanya pasien positif Covid-19 atau yang telah meninggal di Giripurno. Data para pedagang sudah masuk sebelum ada pengumuman warga Giripurno terpapar virus Corona atau Covid-19.
• NEWS VIDEO: Warkop di Tuban Terbakar Hebat hingga Terdengar Suara Ledakan, Diduga Korsleting Listrik
• Ahmad Dhani Pamer Kedekatan Putri Sambungnya & Dul Jaelani, Paras Anak Mulan Panen Pujian, Between
• FAKTA Viral Bocah Penjual Gorengan Dibully Sejumlah Pemuda, Nasib Pelaku hingga Kondisi Korban Kini
"Ini tidak ada kaitannya. Data sudah masuk sebelumnya," ujarnya kepada TribunJatim.com.
Tes cepat dilakukan sejak pagi hingga pukul 12.00 wib. Dikatakan Suntoro, tes cepat dilakukan sebagai upaya pencegahan. Ia juga menegaskan kalau para pedagang sendiri menyadari akan adanya tes cepat tersebut.
Petani dan pedagang dari Giripurno banyak menjual sayuran seperti sawi, tomat, kol, jagung manis, lombok, andewi, dan segala jenis sayur lainnya ke Sidoarjo dan Surabaya.
Data Pemkot Batu per 17 Mei 2020 menunjukkan ada 2 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Giripurno. Informasinya, satu warga yang positif merupakan pedagang sayur.
Data lainnya menunjukkan 1 orang pasien dalam pengawasan (PDP), 3 orang dalam pemantauan (ODP), 16 orang tanpa gejala (OTG), dan 14 orang dalam risiko (ODR).
Di Kecamatan Bumiaji, sejauh ini hanya Giripurno saja yang mencatatkan ada pasien positif Covid-19 berdasarkan data dari Humas Pemkot Batu di akun Instagramnya, @humas_pemkotbatu. Warga yang meninggal dunia di Giripurno tecatat ada 2 orang.
Sementara di Desa Bulukerto, yang berdekatan dengan Giripurno ada satu pasien yang sembuh Covid-19. Namun dua hari setelah dinyatakan sembuh, warga tersebut meninggal dunia.
Suntoro pun mengingatkan agar masyarakat bisa saling gotong--royong dan disiplin menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus.
"Yang pertama, yang sudah saya sampaikan apabila keluar menggunakan masker. Selesai pulang, mobil harus bersih dan mandi. Kalau mobil harus bersih keluar masuk," tegas Suntoro.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-baru-rapid-tes-dijalani-pedagang-di-kota-batu.jpg)