Virus Corona di Tuban

Tiga Tempat Perbelanjaan Tuban Ramai Diserbu Warga Jelang Lebaran, Satpol PP Tertibkan Pengunjung

Dua swalayan dan satu toko pakaian di Tuban dipadati warga yang berbelanja, Satpol PP bersama TNI-Polri, dan Diskoperindag Tuban lakukan penertiban.

TRIBUNJATIM.COM/M SUDARSONO
Petugas Satpol PP Kabupaten Tuban saat memberikan imbauan jaga jarak dan penggunaan masker terhadap pengunjung yang membeludak di swalayan Tuban, Senin (18/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Dua swalayan dan satu toko pakaian menjadi incaran penertiban petugas Satpol PP bersama TNI-Polri, dan Diskoperindag Tuban.

Swalayan tersebut adalah Samudra dan Bravo Supermarket, serta satu tempat pakaian yaitu Rena.

Ketiga tempat tersebut diincar, karena beberapa hari belakangan ini sangat ramai menyita perhatian, terlebih saat masa pandemi virus Corona atau Covid-19.

Petugas pun akhirnya mendatangi lokasi tersebut.

Warkop di Tuban Terbakar Seusai Sahur, Warga Dengar Suara Ledakan, Kerugiaan Ditaksir Jutaan Rupiah

Merasa Tak Layak Menerima, 3 Warga Tuban Kembalikan Bantuan Sosial Tunai, Sempat Kaget Dapat Surat

"Upaya pencegahan terhadap perkembangan Covid-19 dengan penekanan pada ketertiban, jaga jarak, cuci tangan, dan pemakaian masker bagi setiap pembeli," kata Kasatpol PP Tuban, Heri Muharwanto, menindaklanjuti laporan yang diterima Gugus Tugas Covid-19, Senin (18/5/2020).

Penertiban terhadap pengunjung bertujuan agar semua mematuhi peraturan yang telah ditetapkan.

Apabila melanggar sesuai Perbup Tuban No 19 Tahun 2020 tentang Kewajiban Penggunaan Masker Selama Masa Covid-19, maka akan diberikan sanksi.

Pengunjung harus memakai masker dan jaga jarak, untuk menghindari sebaran Covid-19.

Gugus Tugas Tulungagung Meyakini Ledakan Pasien Pabrik Rokok Tertular dari Karyawan Asal Kediri

UPDATE CORONA di Jawa Timur Senin 18 Mei, 131 Kasus Baru, Total Pasien Positif 2.281, 38 Sembuh

Selain itu juga tidak boleh berlama-lama belanja, yang di luar sabar antre agar tidak terjadi penumpukan di dalam.

"Untuk sanksi paling ringan diberikan peringatan dan paling berat usaha akan ditutup selama masa pandemi," pungkasnya.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: M Sudarsono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved