Covid-19 di Gresik Meningkat Signifikan, Cak Rian Imbau Masyarakat Semakin Disiplin

Tiga hari menjelang hari raya Idul Fitri, kasus positif di Jawa Timur mengalami kenaikan yang sangat drastis.

Istimewa
Tiga hari menjelang hari raya Idul Fitri, kasus positif di Jawa Timur mengalami kenaikan yang sangat drastis. 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Tiga hari menjelang hari raya Idul Fitri, kasus positif di Jawa Timur mengalami kenaikan yang sangat drastis.

Tercatat sampai dengan kemarin (21/05/2020) ada penambahan sebanyak 502 kasus baru.

Sehingga total mencapai 2.942 kasus. Jawa Timur sendiri menempati urutan no 2 provinsi terbanyak kasus positif setelah DKI Jakarta.

Hal tersebut berbanding lurus dengan kasus di Kabupaten Gresik.

Sampai dengan kemarin tercatat penambahan 27 kasus baru.

Sehingga total keseluruhan mencapai 94 kasus positif. Jumlah penambahan tersebut adalah rekor terbanyak semenjak Covid-19 masuk ke Gresik.

Tokoh muda sekaligus koordinator Relawan Indonesia Bersatu Gresik Septrianto Maulana, angkat bicara terkait penambahan kasus yang terjadi.

Menurutnya penambahan kasus secara signifikan di Kabupaten Gresik adalah hal yang wajar.

Dikarenakan selama psbb pemerintah semakin sering melakukan sidak ke tempat publik yang masih ramai dikunjungi.

Terlebih menjelang idul fitri. Selain itu tracing dari klaster positif sebelumnya juga secara detail telah didalami oleh tim gugus tugas kabupaten.

"Ini pertanda baik, artinya covid-19 di Gresik mendekati ke arah puncak.
Namun satu hal yang perlu diperhatikan ketika kurva menuju ke arah puncak maka potensi penyebaran juga semakin besar. Maka dari itu kita harus semakin waspada." Ungkap pria dengan sapaan Cak Rian itu.

Cak Rian juga menanggapi ramainya tempat publik yang semakin banyak dikunjungi masyarakat menjelang hari raya idul fitri. Menurutnya masih banyak yang acuh tak acuh terhadap kondisi ini. seakan-akan lebaran lebih penting dari segalanya.

Hal ini yang perlu secara masif diedukasi kepada masyarakat. Bahwa kedisplinan lah yang sekarang ini menjadi faktor utama keberhasilan dalam melawan covid-19. Menahan diri untuk tidak beli baju baru, tidak berkunjung dulu ke rumah saudara, tidak mudik kemana-mana, dan disiplin dalam menerapkan pola hidup bersih & sehat.

"Mari kita secara bersama meningkatkan kedisiplinan, berikhtiyar, dan memperbanyak doa. Insha Allah ketika dapat melakukannya dengan baik maka Covid-19 akan segera berakhir." Ungkapnya.

Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved