Virus Corona di Malang

PSBB Malang Raya Berakhir, Arus Lalu Lintas Kembali Ramai, Meningkat hingga 60 Persen

Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Priyanto, mengatakan, terjadi peningkatan arus lalu lintas setelah PSBB Malang Raya berakhir.

TRIBUNJATIM.COM/AMINATUS SOFYA
ILUSTRASI - Pemeriksaan di check point Graha Kencana pada hari kedua PSBB Malang Raya, Senin (18/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Penerapan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Malang Raya berakhir pada Senin (1/6/2020).

Arus lalu lintas di Kota Malang terpantau kembali ramai.

Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Priyanto, mengatakan, saat ini terjadi peningkatan arus lalu lintas.

"Selama PSBB, arus lalu lintas di Kota Malang alami penurunan hingga 70 persen. Namun seusai PSBB, arus lalu lintas justru meningkat hingga sekitar 60 persen," ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (1/6/2020).

Ia menjelaskan, penyebab meningkatnya arus lalu lintas adalah karena euforia masyarakat.

Persiapan Malang Raya New Normal, Masa Belajar di Rumah Murid PAUD-SMP Masih Berlaku hingga 14 Juni

Jelang New Normal Malang Raya, 3.308 Personel Gabungan Disiapkan, Berjaga di Mal hingga Pasar

"Selama PSBB, masyarakat seperti dibatasi dengan ketat aktivitasnya. Setelah adanya aturan new normal ini, toko dan mal kembali buka. Sehingga otomatis membuat pergerakan masyarakatnya semakin banyak," bebernya.

Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Priyanto saat ditemui TribunJatim.com, Senin (1/6/2020).
Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Priyanto saat ditemui TribunJatim.com, Senin (1/6/2020). (TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN)

Oleh karena itu, selama masa new normal, pihaknya meminta kesadaran dari masyarakat, terkait penerapan disiplin berlalu lintas dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

"Imbauan kami adalah tetap selalu disiplin dalam berlalu lintas. Selalu gunakan masker dan terapkan physical distancing saat mengendarai kendaraan bermotor," jelasnya.

Car Free Day dan Taman Kota di Malang Masih Ditutup saat Penerapan New Normal

Kampung Tangguh Songgokerto Kota Batu, Wujud Kedisiplinan Warga Terapkan Protokol Kesehatan

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar jangan terlalu euforia dahulu dengan penerapan new normal.

"Lebih baik kurangi aktivitas di luar rumah dan kalau bisa tetap di rumah saja. Baru keluar rumah bila ada kegiatan atau aktivitas yang sangat mendesak," pungkasnya.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved