Virus Corona di Gresik

BPBD Kabupaten Gresik Salurkan 30 Ribu Lebih Peket Sembako ke Masyarakat Terdampak Covid-19

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik telah menggelontorkan beras dan paket sembako kepada masyarakat desa terdampak Covid-19

Penulis: Sugiyono | Editor: Yoni Iskandar
(surya/Sugiyono)
BERAS – Penyaluran beras di halaman Kantor BPBD Kabupaten Gresik untuk masyarakat terdampak covid-19, Jumat (24/4/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik telah menggelontorkan beras dan paket sembako kepada masyarakat desa terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19, Selasa (2/6/2020).

Khususnya desa daerah zona merah yang terdapat masyarakat terpapar virus Corona atau Covid-19.

Kepala BPBD Kabupaten Gresik Tarso, mengatakan, sudah tersalurkan 30.166 paket beras kepada masyarakat terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19.

Beras tersebut dari bantuan berbagai perusahaan dan pembelian dari dana APBD Kabupaten Gresik untuk penanganan penanggulangan bencana non alam virus Corona atau Covid-19.

"Jumlah beras 10 kilogram dan paket sembako yang tersalur sebanyak 30.166 peket," kata Tarso kepada TribunJatim.com.

Bantuan tersebut dari perusahaan dalam program CSR (corporate social responsibility), sebanyak 17.474 peket sembako, APBD murni bencana umum tahun 2020 sebanyak 1.243 paket, APBD Covid-19 ada 10.500 paket sembako dan beras APBD ada 958 sak.

Begal Sadis di Jember Masih Berumur Belasan Tahun, Empat Orang Masih Buron

Khabib Nurmagomedov Sebut 2 Sosok Ini yang Punya Kekuatan Besar di MMA: Saya Belum Mumpuni

Siapa Pria Bertato Indonesia yang Ikut Rusuh Demo George Floyd di AS? Pria Kelahiran Jawa Itu Viral

Menurut Tarso, bantuan tersebut sudah tersalurkan ke Desa-desa dan Kecamatan yang terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19.

Diantaranya, Desa Suci Kecamatan Manyar ada 234 Paket sembako, Desa Randuagung Kecamatan Kebomas ada 255 Sak beras, dan Desa Krikilan Kecamatan Driyorejo ada 363 Sak beras.

Menurut Tarso, penyaluran sembako berlangsung lancar sesuai data yang diajukan pemerintah desa.

"Semuanya berlangsung aman dan seusai pengajuan dari masing-masing kepala desa," imbuhnya. (Sugiyono/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved