Virus Corona di Jawa Timur
Tangani Covid-19 di Jawa Timur, Sudah Ada 22 Pendonor Plasma Convalescent Masuk Waiting List
Gubernur Jawa Timur menyebutkan, ada 20 orang survivor Covid-19 Jawa Timur yang mendaftarkan diri dan masuk waiting list untuk donor plasma darah.
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fatimatuz Zahroh
TRIBUNJATIM.COM - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyebutkan, kini sudah ada sebanyak 20 orang survivor Covid-19 Jawa Timur yang mendaftarkan diri dan masuk waiting list untuk donor plasma darah.
Hal ini menjadi kabar gembira bagi Jawa Timur, yakni per Jumat (5/6/2020), sudah ada sebanyak 5.547 kasus positif Covid-19 dengan sebanyak 3.689 orang di antaranya sedang menjalani perawatan.
Serta ditambah lagi kondisi bahwa sebanyak 21 pack plasma convalescent bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Menkes RI sudah habis digunakan untuk terapi pasien Covid-19 yang bergejala berat dan sangat berat di RSUD Dr Soetomo dan RKZ Surabaya.
"Alhamdulilllah sampai saat ini sudah ada 20 orang yang sudah masuk waiting list mendaftar sebagai pendonor plasma darah untuk terapi plasma convalescent," kata Khofifah Indar Parawansa.
"Mereka ini akan dilakukakan screening secara bertahap dan mendonorkan plasma darahnya jika dinyatakan cocok dan bisa untuk mendonorkan plasma darahnya," kata Khofifah Indar Parawansa.
• Gubernur Khofifah Galang Aksi Donor Plasma Darah untuk Pasien Covid-19 di Jawa Timur
• Sekolah di Kota Madiun Berencana akan Dibuka Kembali pada 13 Juli 2020, Begini Skema yang Disiapkan
Lebih lanjut ditambahkan oleh Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, Joni Wahyuhadi, sebanyak 20 orang tersebut akan dilakukan pengecekan kondisi darahnya terlebih dahulu.
Untuk dicek golongan darahnya, apakah masih memiliki antibodi untuk virus SARS-CoV-2, dan juga memastikan tidak memiliki komorbid atau penyakit penyerta.
Sebanyak 20 waiting list pendonor tersebut diketahui untuk donor plasma convalescent di RSUD Dr Soetomo Surabaya.
Kemudian ada 2 orang pendonor di RSUD Saiful Anwar Malang.
• Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Jawa Timur Meningkat, Kebanyakan Gejala Klinis Pasien Ringan-Sedang
• Sekolah di Kota Madiun Berencana akan Dibuka Kembali pada 13 Juli 2020, Begini Skema yang Disiapkan
"Sekarang sudah ada sebanyak 3 yang kita proses. Dan yang menjadi donor itu tidak sakit. Saya ini tadi nungguin yang donor mereka juga dalam kondisi yang enjoy tidak sakit," kata Joni Wahyuhadi.
Ia menjelaskan, bagi para pendonor, yang akan menyumbangkan plasma darahnya akan diminta untuk meminum vitamin C.
Kemudian juga dites tekanan darahnya. Jika tidak ada masalah maka akan dimulai untuk diambil darahnya dan dimulai terapi plasma convalescent.
"Syaratnya adalah sudah dinyatakan sembuh dengan menunjukkan dua kali hasil negatif swab PCR. Dan usinya dari 18 tahun hingga 60 tahun," kata Joni Wahyuhadi.
• Banyak Beri Bantuan, Menkes Berharap Angka Kematian Kasus Covid-19 di Jawa Timur segera Turun
• Satu Peserta Pelantikan Pengawas dan Kepsek Positif Covid-19, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Tes Swab
Dikatakan Joni Wahyuhadi, dengan mulai banyaknya waiting list pendonor plasma convalescent menjadi kabar gembira bagi penanganan Covid-19 di Jawa Timur.
Sebab saat ini sebanyak 21 pack bantuan dari BNPB dan Menkes sudah habis digunakan terapi untuk 7 pasien gejala berat dan sangat berat.
Editor: Dwi Prastika
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/gubernur-jawa-timur-khofifah-indar-parawansa-pada-5-juni-2020.jpg)