Kakek Gresik Ditemukan Tewas Tergeletak di Kebun Pisang, Bermasker & Bawa Arit, Evakuasi APD Lengkap
Seorang pria berusia 72 tahun ditemukan tewas di kebun pisang di Desa Sumput RT 06/RW 01, Kecamatan Driyorejo, Gresik.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNGRESIK.COM, GRESIK - Seorang pria 72 tahun ditemukan tewas di kebun pisang di Desa Sumput RT 06/RW 01, Kecamatan Driyorejo, Gresik.
Korban tergeletak dengan kondisi tak sadarkan diri pukul 10.30 Wib.
Diketahui identitas pria bernama H. Nur Sodik merupakan warga Desa Sumput RT 10 RW 02 Kecamatan Driyorejo.
• Transisi New Normal Life, Bupati Gresik Antisipasi Penularan Covid-19 Gelombang Kedua
• Pilunya Keluarga Dokter Gresik yang Gugur Lawan Covid-19 Kenang Ini, Kini Hanya Pegang Gaji Terakhir
• Pegawai Distributor Es Krim Gresik Demo Protes PHK Sepihak, Tak Peduli Physical Distancing, Kecewa
Jasad korban masih mengenakan pakaian lengkap, baju lengan panjang warna oranye, celana panjang dan masker berwarna merah.
Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin menjelaskan korban meninggal dunia mati mendadak saat bekerja di kebun pisang miliknya.
Korban ditemukan oleh Suwito yang berada dekat di lokasi kejadian.
"Korban ditemukan tergeletak tidak bernyawa dengan membawa sebilah arit masih di tangan kanannya," kata Wavek.
Petugas langsung melakukan olah TKP. Meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi dan memasang garis polisi.
Selanjutnya petugas membawa korban ke RS Anwar Medika Balungbedo, Sidoarjo.
Penanganan evakuasi korban menyita perhatian warga. Petugas mengenakan pakaian APD lengkap. Sesuai dengan protokol penanganan covid-19.
"Keluarga korban membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan outopsi dan stempel kepala desa setempat. Korban memang sudah lanjut usia dan mempunyai riwayat sakit jantung," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-tewas_20170208_201710.jpg)