Hukuman Bagi Warga Gresik yang Tak Memakai Masker, Ada Dua Jenis, 'Bersihkan Fasum atau Denda'

Dalam perbup nomor 22 tahun 2020 tentang Pedoman masa Transisi Menuju tatanan normal baru pandemi virus corona atau covid-19, ada hukuman bagi warga.

TRIBUNJATIM.COM/WILLY ABRAHAM
Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto saat Rapat bersama Forkopimda lengkap yang berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja, Selasa (21/4/2020). 

TRIBUNGRESIK.COM, GRESIK - Dalam perbup nomor 22 tahun 2020 tentang Pedoman masa Transisi Menuju tatanan normal baru pandemi virus Corona atau covid-19.

Ada dua hukuman bagi warga yang kedapatan tidak memakai masker di Gresik.

"Hukumannya ada dua. Membersihkan fasilitas umum atau denda 150 ribu," ucap Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Jumat (12/6/2020).

Pulang Beli Rokok, 2 Pria Sidoarjo Dikeler ke Mapolres Gresik: Diduga Pengedar Uang Palsu Driyorejo

Bupati Sambari Keluarkan Perbup Masa Transisi New Normal di Gresik, Atur Wisata-Pasar, Pesan 1 Hal

Pasar Krempyeng Gresik Ditutup, Pedagang Liar Nekat Buka Lapak di Trotoar, Ada yang Tak Bermasker

Hukuman ini tertuang dalam pasal 8 ayat 1. Orang nomor satu di Kabupaten Gresik ini meminta agar para petugas yang terdiri dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, TNI-Polri memantau di persimpangan.

"Harus ada petugas di persimpangan," kata dia.

Dikatakannya, Penegakan protokol Kesehatan (PPK) ini adalah harga mati untuk menuju perubahan perilaku kehidupan.

"Mudah-mudahan dengan perilaku kita berubah, dengan PPK Gresik, Jawa Timur dan Idonesia, pelan tapi pasti semakin berkurang penyebaran virus corona. Insya allah habis," tutupnya.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved