Gadis 19 Tahun di Gresik Kepergok Edarkan Sabu Sabtu Malam Minggu, 'Dapat dari Teman di Surabaya'

Gadis 19 tahun warga Kecamatan Menganti Gresik kepergok edarkan sabu sabtu malam minggu. Ungkap ambil dari teman di Surabaya, dijual eceran.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Mita, pengedar sabu berusia 19 tahun diamankan di Mapolres Gresik. 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Gadis berusia 19 tahun di Gresik ditangkap polisi usai kedapatan edarkan sabu di wilayah Kecamatan Driyorejo.

Gadis tamatan SMP ini langsung digelandang menuju Mapolres Gresik.

Tersangka diketahui bernama Muftafilatul Jannah warga Kecamatan Menganti Gresik.

Isi Surat Anak Sirajuddin Mahmud, Pamit & Bahas Calon Bayi Zaskia Gotik, Aqila Beri 1 Pesan ke Ayah

Pria di Malang Terbangun Ada Suara Gaduh di Teras Rumah, Panik Dikunci Pakai Tali Tampar, Motor Raib

Gadis yang kerap disapa Mita ini tidak pernah membayangkan Sabtu (13/6/2020) malam sekira pukul 21.30 WIB akan membuatnya berakhir di balik jeruji besi.

Pasalnya Korps Bhayangkara telah mencium gerak-geriknya saat melakukan perbuatan melawan hukum di wilayah Polres Gresik dengan mengedarkan narkotika jenis sabu.

Mita yang mengenakan kaos berwarna merah muda, celana hitam ini sedang membuang bungkus plastik kecil berisi sabu di depan toko elektronik yang berada di Jalan Ruko Bukit Citra Mas Kota Baru, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo.

PN Surabaya Ditutup 2 Pekan, Buka Bilik Layanan Urgent: Khusus Kebutuhan Mendesak Pencari Keadilan

Yan Vellia Ekspos Video Saputri Promosikan Konser Didi Kempot, Lihat Cara Kenalkan Diri, Ramai Komen

Gadis berambut pirang ini langsung didatangi petugas. Usahanya untuk menjual sabu dengan cara ranjau gagal.

Polisi dengan mudah menemukan barang bukti sabu yang dia letakkan di depan toko.

“Kita amankan satu paket klip plastik yang didalamnya berisi kristal warna putih yang diduga sabu dengan berat kurang lebih 0,39 gram dan satu buah handphone,” ujar Kasatreskoba Polres Gresik, AKP Hery Kusnanto, Senin (16/6/2020).

Kepada petugas, wanita yang juga tinggal di sebuah rumah kos di Kapasan, Kecamatan Pabean Surabaya ini mengaku mengambil barang haram itu dari temannya di Surabaya.

Kemudian dipecah-pecah dijual ngecer di Gresik.

“Barangnya dari Surabaya, kita masih mengejar pelaku lain,” tambahnya.

Kini, gadis berambut pirang ini harus melewati masa muda di balik jeruji besi.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, Mita dijerat dengan pasal 114 ayat 1 jo 112 ayat 1 UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

Penulis: Willy Abraham

Editor: Heftys Suud

Penulis: Willy Abraham
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved