Breaking News:

Virus Corona di Jember

13.489 Guru Ngaji di Jember Dapat Bansos Covid-19, Bantuan Turun Langsung Disebar 'Door to Door'

Sebanyak 13.489 orang guru ngaji di Kabupaten Jember mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Jember.

SURYA/SRI WAHYUNIK
Guru ngaji di Kecamatan Kaliwates mendapatkan bantuan sosial di masa pandemi 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Sebanyak 13.489 orang guru ngaji di Kabupaten Jember mendapatkan bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten Jember.

Pemkab Jember menyebut guru ngaji itu termasuk kelompok yang terdampak situasi pandemi Corona sehingga harus mendapatkan bantuan.

Bantuan terhadap lebih dari 13 ribu orang guru ngaji itu mulai didistribusikan, Selasa (16/6/2020).

Warga Surabaya Melanggar Protokol Kesehatan Bisa Dikenai Sanksi Administratif, Begini Alasan Risma

Bantuan langsung diberikan kepada penerima oleh petugas Satgas Covid-19 desa dan kelurahan setempat.

“Penyaluran bantuan langsung kepada penerima, door to door. Bantuan diturunkan di kecamatan kemudian didistribusikan ke desa dan kelurahan. Selanjutnya satgas menyerahkan langsung ke guru ngaji di rumahnya masing-masing,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jember, Gatot Triyono, Selasa (16/6/2020).

Dia menambahkan, bantuan untuk guru ngaji yang terdampak pandemi ini bersumber dari anggaran belanja tidak terduga (BTT) APBD Kabupaten Jember tahun 2020.

Yan Vellia & Saputri Bersatu untuk Konser Didi Kompet, Ibu Seika Dapat Pujian: Bismillah

Ashanty-Anang Tak Kunjung Tanggapi KD, Sikap Baru Ashanty Jadi Sinyal Reaksi Keluarga? Peace

Berdasarkan data, jumlah terbanyak guru ngaji yang mendapat bantuan berada di Kecamatan Bangsalsari yakni 1.133 orang. Kemudian Kecamatan Silo dan Sumberbaru masing-masing 711 orang dan 691 orang.

Sementara, Kecamatan Arjasa, Semboro, dan Sukorambi tercatat sebagai kecamatan dengan jumlah guru ngaji penerima bantuan paling sedikit yakni 229, 230, dan 249 orang.

Sementara itu di salah satu kecamatan perkotaan, Kecamatan Kaliwates, jumlah penerima bantuan ini sebanyak 287 orang guru ngaji.

Akhirnya Ada Senjata Ampuh Lawan Corona, Apa Itu Dexamethasone? Indonesia Juga Mudah Mendapatkannya

Menurut Camat Kaliwates Asrah JW, mereka tersebar di sejumlah kelurahan di Kecamatan Kaliwates.

"Penerima didata oleh Dinas Pendidikan. Kami membantu penyaluran sampai ke penerima melalui Satgas. Bantuan berupa sembako dan uang tunai Rp 100.000 per orang," ujar Asrah.

Salah satu guru ngaji, Hasbunalloh berterimakasih atas bantuan yang diberikan. Sehari-hari, dia bekerja berjualan sayur mayur. Di masa pandemi ini, katanya, pendapatannya berkurang.

Penulis: Sri Wahyunik

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved