Terjadi Tarik Ulur Pemanfaatan Kios Stadion Supriyadi, DPRD Minta Wali Kota Keluarkan Surat Diskresi

Rencana pemanfaatan kios baru di sisi utara dan sisi selatan Stadion Supriyadi, Kota Blitar, sampai sekarang belum jelas.

Surya/samsul hadi
Anggota DPRD Kota Blitar bersama Diapora saat mengecek kondisi kios di Stadion Supriyadi, Kota Blitar. 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Rencana pemanfaatan kios baru di sisi utara dan sisi selatan Stadion Supriyadi, Kota Blitar, sampai sekarang belum jelas.

Masih terjadi tarik ulur antara Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) terkait rencana pemanfaatan kios baru di Stadion Supriyadi Kota Blitar itu.

Pengelolaan kios di stadion menjadi wewenang Dispora. Tapi, penataan pedagang yang akan menempati kios menjadi tugas Disperdagin. Sampai sekarang, Disperdagin belum mengirim nama-nama pedagang yang akan menempati kios di stadion.

Kepala Dispora Kota Blitar, Juari mengatakan sesuai rencana awal, kios di stadion diperuntukan bagi pedagang kaki lima (PKL) yang perlu dilakukan penataan. Terkait pedagang yang akan menempati kios di stadion menjadi wewenang Disperdagin.

"Soal penataan pedagang yang menempati kios di luar wewenang Dispora. Sampai sekarang kami menunggu pedagang mana yang akan menempati kios di stadion," kata Juari kepada TribunJatim.com, Rabu (17/6/2020).

Terjaring Razia Jam Malam, Puluhan Warga Tulungagung Dihukum Kerja Sosial, Menyapu & Cabuti Rumput

Sesuatu Mirip Tulang Manusia Difoto NASA di Planet Mars Padahal Bukan, Picu Teori Konspirasi

Hotman Paris Pamer Harga Cincin Mewahnya Rp6 Miliar, Respons Ustaz Abdul Somad Singkat

Dikatakannya, tupoksi Dispora hanya menyiapkan sarana prasarana seperti air dan listrik di kios. Dispora juga yang memfasilitasi membuatkan perjanjian sewa dengan pedagang yang akan menempati kios.

"Secara prinsip, saat ini, kondisi kios di stadion sudah siap untuk ditempati. Kami tinggal menunggu data pedagang yang akan menempati kios," ujarnya.

Saat dikonfirmasi terkait penataan pedagang yang akan menempati kios di Stadion Supriyadi, Kepala Disperdagin Kota Blitar, Arianto hanya menjawab singkat. Arianto mengatakan pemanfaatan kios di Stadion Supriyadi menjadi wewenang Dispora.

"Kios stadion asetnya Dinas Kepemudaan dan Olahraga, penataan pedagang juga di Pemuda dan Olahraga," jawab Arianto melalui pesan WhatsApp.

Menanggapi masalah itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto meminta Wali Kota Blitar untuk segera membuat surat diskresi terkait rencana pemanfaatan kios. Sebab, menurutnya, kios di stadion harus segera dimanfaatkan agar terkesan tidak mangkrak setelah selesai dibangun.

"Seharusnya, akhir 2019, kios di stadion sudah bisa dimanfaatkan. Karena ada tarik ulur antara OPD, akhirnya sampai sekarang belum dimanfaatkan. Makanya, wali kota perlu membuat surat diskresi untuk menyelesaikan masalah ini," katanya.

Dikatakannya, pembangunan kios di sisi selatan selesai sejak 2018, sedang pembangunan kios di sisi utara selesai 2019. Jumlah kios di sisi selatan ada 25 unit dan di sisi utara sebanyak 20 unit.

"Kami sudah konfirmasi ke Dispora, sebenarnya sejak 2018 sudah ada koordinasi dengan Disperdagin soal pemanfaatan kios. Tapi, sampai hari ini, Disperdagin belum mengirim nama-nama pedagang yang akan menempati kios," ujarnya. (sha/Tribunjatim.com)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved