Breaking News:

Diduga Jadi Penadah Hasil Curian Motor, 3 Karyawan Swasta Diringkus Satreskrim Polres Nganjuk

Diduga terlibat kasus dugaan penadah barang hasil pencurian sepeda motor, tiga karyawan swasta diamankan jajaran Satreskrim Polres Nganjuk.

ISTIMEWA/TRIBUN MANADO
Ilustrasi pencurian motor 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Tiga karyawan swasta menjadi tersangka dugaan penadah barang hasil kejahatan diamankan jajaran Satreskrim Polres Nganjuk.

Mereka MBR (37) karyawan swasta warga Desa Payuran Kecamatan Palang Kabupaten Tuban, ART (32) karyawan swasta warga Desa Barengkrajan Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo, dan IMS (44) karyawan swasta warga Desa Driyorejo Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik.

Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Rony Yunimantara mendampingi Kapolres Nganjuk AKBP Handono Subiakto menjelaskan, ketiga tersangka tersebut terlibat dalam penjualan barang hasil curian berupa satu unit sepeda motor Honda Scoopy nopol S 3290 OA .

Terkuak Alasan Ahmad Dhani Klepek-klepek ke Mulan, 1 Hal Paling Khas, Mulan Geli, Ashanty: Ya Allah

Sosok Konglomerat yang Buat Hotman Ciut Bertemu, Tak Kuat Lihat Hartanya: Makin Tak Berarti Diriku

Sepeda motor tersebut dicuri oleh pelaku kejahatan NSD yang kini masih dikejar jajaran Satreskrim Polres Nganjuk.

"Sepeda motor tersebut dimiliki korban penipuan yang berdomisili di Desa Tirtobinangun Kecamatan Patianrowo Kabupaten Nganjuk," kata Rony Yunimantara, Jumat (19/6/2020).

Keberhasilan pengungkapan kasus penipuan sepeda motor tersebut, menurut Rony Yunimantara, berawal dari diketahuinya keberadaan sepeda motor di rumah MBR yang ada di Desa Pulo Lor Jombang.

Promo JSM Alfamart Terbaru 19-21 Juni 2020, Belanja Beras, Detergen, Snack hingga Susu Lebih Hemat

Marvell City Surabaya New Normal Hadirkan Night Market & Stadium Of Light, Bangkit Bersama UMKM

Selanjutnya dari keterangan MBR diketahui kalau sepeda motor tersebut didapat dari ART. Yang mana ART mendapatkan sepeda motor tersebut dari IMS.

"Dari keterangan IMS tersebut diketahui kalau sepeda motor itu berasal dari pelaku pencurian yang juga residivis yang baru keluar dari Lapas Mojokerto Kota. Dan saat ini masih dalam pengejaran tim Resmob Satreskrim Polres Nganjuk," ucap Rony Yunimantara.

Atas kasus tersebut, ungkap Rony, ketiga tersangka terancam dijerat dengan pasal 480 tentang penadahan barang hasil kejahatan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

"Kami mengimbau warga untuk hati-hati dalam membeli sepeda motor dan jangan sampai membeli barang hasil kejahatan," tutur Rony Yunimantara.

Penulis: Achmad Amru Muiz

Editor: Heftys Suud

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved