Breaking News:

Sambut Era New Normal, Malang Town Square Pakai Teknologi Pencatat Tamu: Pantau Pengunjung Real Time

Malang Town Square (Matos) bersiap menyambut era kenormalan baru atau new normal. Segala sarana dan prasarana telah disiapkan.

ISTIMEWA
Petugas kebersihan di Matos sedang menjalankan rutinitasnya membersihkan eskalator mal. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Malang Town Square (Matos) bersiap menyambut era kenormalan baru atau new normal.

Segala sarana dan prasarana telah disiapkan mulai dari tempat cuci tangan dan pencatat tamu menggunakan teknologi.

Mekanisme pencatatan tamu dilakukan saat pengunjung akan memasuki mal.

Setiap orang wajib men-scan QR Code dalam aplikasi yang mereka namai Styles.

Bantu Kinerja Pemkab, PKK Banyuwangi Siap Kawal Penerapan New Normal di Tingkat Keluarga

Pemkot Batu Kucurkan Anggaran Ratusan Juta Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

“Secara otomatis aplikasi akan menghitung setelah mereka scan kode. Jumlah yang di dalam mall berapa akan ketahuan,” ucap Mall Director Matos, Fifi Trisjanti, saat dikonfirmasi, Rabu (24/6/2020).

Dia menjelaskan aplikasi tersebut juga berguna untuk tracing apabila terdapat kasus positif Covid-19 yang terjadi.

Sebab saat mengunduh aplikasi, pengguna diwajibkan mengisi data diri dan nomor telepon.

“Di aplikasi juga ada panduan di mall harus bagaimana,” tuturnya.

Harta Hotman Ditaksir Triliunan, Kasus Termahalnya Pernah Viral, Tak Dibayar Uang: Itu Kisah Legend

Direktur RSI A Yani Surabaya Tanggapi Viral Jenazah Tertukar, Akui: Kesalahan Fatal Petugas Saya

Terkait Pelaksanaan UTBK SBMPTN 2020, Wali Kota Malang akan Bertemu Rektor PTN Besok

Fifi mengatakan Matos juga menggunakan touchless di seluruh fasilitas pencuci tangannya. Harapannya, penularan melalui fasilitas komunal dapat dihindari sebab tidak perlu bersentuhan.

“Semuanya pakai sensor, hand soap, hand sanitizer juga. Semua kita pakai sensor, Termasuk mau naik lift, kamu pakai sensor," kata dia.

Fifi menyampaikan persiapan Matos menyambut new normal itu telah matang.

59 RHU Ajukan Permohonan Buka ke Pemkot Surabaya, Disbudpar: yang Memenuhi Standar New Normal, Boleh

LTMPT Rumuskan Empat Perubahan UTBK, Begini Penjelasannya

Dengan sekian pelibatan teknologi, dapat meminimalisir kerumunan karena bisa dipantau secara real time jumlah pengunjung yang ada di dalam mal.

“Petugas juga kami instruksikan untuk senantiasa memberikan imbauan kepada pengunjung,” tutupnya.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved