Jalur Pansela Trenggalek-Tulungagung Mulai Digarap, Akan Ada Rest Area dengan Pemandangan Indah Laut

Jalur Pantai Selatan atau Jalur Pansela yang menghubungkan Trenggalek dan Tulungagung mulai digarap. akan ada rest area dengan pemandangan laut.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/AFLAHUL ABIDIN
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, bersama pejabat terkait mengecek pembangunan Jalur Pansela Trenggalek-Tulungagung, Kamis (25/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEKJalur Pantai Selatan atau Jalur Pansela yang menghubungkan Kabupaten Trenggalek dan Tulungagung mulai digarap.

Saat ini, tahapan prosesnya sudah sampai pada galian tanah dan pemetaan trase jalan.

Jalur sepanjang 17,78 kilometer (km) itu ditargetkan rampung pada 2021.

Berdasarkan gambaran yang sudah ada, akan berdiri rest area besar yang punya pemandangan menghadap ke laut.

“Saat ini kami sedang mensurvei lokasi di mana titik yang paling baik untuk rest area dan agropark-nya,” kata Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, saat meninjau pembangunan Jalur Pansela, Kamis (25/6/2020).

Salah satu titik yang akan diusulkan, yakni titik jalan yang berada di wilayah Kabupaten Trenggalek.

Dorong Warga Berbelanja dari Rumah, Trenggalek Luncurkan Laman Pasartrenggalek.com

Tiga Pasien Covid-19 di Trenggalek Dinyatakan Sembuh, Asrama Isolasi Kini Kosong Tak Berpenghuni

Jalan itu berada di ketinggian sehingga orang yang melintas akan bisa melihat laut dari sisi timur dan barat.

“Kebetulan jadi berasa di tanjung. Sehingga di sisi timur dan baratnya kita bisa melihat laut yang sama-sama indah,” kata Mas Ipin, sapaan akrab Mochamad Nur Arifin.

Dia mengatakan, soal penempatan rest area dan agropark itu sudah dikoordinasikan dengan Perum Perhutani setempat.

Sebab, lahan di lokasi yang akan diusulkan menjadi rest area itu milik Perhutani.

UPDATE CORONA di Kabupaten Kediri Rabu 24 Juni 2020, Klaster Baru Tambah Satu Kasus Positif Covid-19

Lakukan Swab Mandiri untuk Persyaratan ke Jakarta, Sopir di Kota Blitar Dinyatakan Positif Covid-19

“Kalau sudah terbangun, mungkin ini nanti akan menjadi salah satu destinasi yang premium dan paling bagus di Kabupaten Trenggalek,” ucapnya.

PPK 2.5 Provinsi Jawa Timur Balai Jalan VIII, Bagus Artamana, mengatakan, jalan terpanjang dari Jalur Pansela yang dibangun berada di wilayah Kabupaten Trenggalek. Yakni sepanjang 10,6 km.

“Spesifikasinya badan jalan ada 7 meter, dengan bahu jalan 3 meter di kiri dan di kanan. Serta ada saluran 1 meter di kiri dan kanan,” ungkap Bagus Artamana, dalam kesempatan yang sama.

Jalur Trenggalek-Tulungagung itu nanti akan menyambungkan akses ke beberapa pantai, seperti Pantai Prigi di Trenggalek, serta Pantai Klatak, dan Gemah di Tulungagung.

Pantai Gemah Tulungagung Dibuka, Wisatawan Bersuhu Tinggi Dilarang Masuk, Tinggal di Pos Kesehatan

UPDATE CORONA di Tulungagung Rabu 24 Juni, 39 Pasien Sembuh, Empat Klaster Dinyatakan Selesai

“Untuk di Trenggalek ada 78 km jalur yang akan dibangun sampai keseluruhan. Sampai saat ini yang belum terbangun 42 km,” tambah dia.

Soal titik usulan rest area di daerah Trenggalek, Bagus Artamana menyebut, lokasi itu cukup mendukung.

“Nanti tinggal kita perkuat secara teknis,” pungkasnya.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved