Virus Corona di Tulungagung
UPDATE CORONA di Tulungagung Jumat 26 Juni, Rekor Kesembuhan Tertinggi, 43 Pasien Covid-19 Sembuh
43 pasien positif virus Corona di Tulungagung dinyatakan sembuh, Jumlah ini adalah jumlah kesembuhan terbesar, sejak masa pandemi Covid-19.
Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, David Yohanes
TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - 43 pasien positif virus Corona ( Covid-19 ) di Tulungagung, Jawa Timur, dinyatakan sembuh pada Jumat (26/6/2020).
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung menjelaskan, 43 orang itu meninggalkan tempat karantina IAIN Tulungagung pada Jumat (26/6/2020) sore hingga malam.
Jumlah ini adalah jumlah kesembuhan terbesar, sejak masa pandemi Covid-19.
Dengan tambahan ini, maka akumulasi pasien yang sudah sembuh sejumlah 167 orang.
Selain itu ada tambahan empat pasien terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga akumulasi pasien sebanyak 228 orang.
"Jika dipersentase, maka kesembuhan di Tulungagung sebesar 73 persen," terang Wakil Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung, Galih Nusantoro, Jumat (26/6/2020) malam.
• Supraptiningsih, Guru yang Dipecat karena Kasus Tipikor Menang Lawan Bupati Tulungagung
• Jembatan Penghubung Dua Desa di Tulungagung Ambles, Warga Buat Jembatan Bambu di Atasnya
Pasien sembuh paling banyak berasal dari Kecamatan Kedungwaru, sejumlah 17 orang.
Disusul Kecamatan Karangrejo 5 orang, Pakel 4 orang, dan Ngunut 3 orang.
Sementara Kecamatan Campurdarat, Gondang, Kalidawir, dan Sendang masing-masing dua orang.
Sedangkan Kecamatan Kauman, Sumbergempol, dan Tulungagung masing-masing satu orang.
"Empat dari pasien yang sembuh ini berusia anak-anak," sambung Galih Nusantoro.
• Jalur Pansela Trenggalek-Tulungagung Mulai Digarap, Akan Ada Rest Area dengan Pemandangan Indah Laut
• 3 Wisata Pantai Tulungagung Ini Sudah Buka di Tengah Pandemi Covid-19, Begini Penjelasan Gugus Tugas
Dengan lonjakan jumlah kesembuhan ini ada enam klaster dari 10 klaster yang terpetakan, sudah tuntas.
Sedangkan empat tambahan pasien baru berasal dari kecamatan Sumbergempol 3 orang, dan Kecamatan Tulungagung 1 orang.
Pasien asal Tulungagung ini meninggal pada 14 Juni 2020 lalu, dan hasil tes swabnya baru keluar.