Breaking News:

Masih Saja Temukan Layang-Layang Tersangkut, PLN Giatkan Operasi Pengamanan SUTT/SUTET

Temuan layang-layang besar tersangkut di jaringan kawat jalur transmisi SUTT/SUTET masih terjadi, kali ini di jalur Buduran - Porong.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM/PLN UIT JBTB
Layang-layang yang tersangkut di jaringan transmisi SUTT/SUTET bisa mengganggu kontinuitas penyaluran listrik, 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sri Handi Lestari

TRIBUNJATIM.COM - Temuan layang-layang besar atau jenis sowongan yang tersangkut di jaringan kawat jalur transmisi SUTT/SUTET masih terjadi.

Pada Sabtu (27/6/2020), sebuah layang-layang raksasa dengan ekor layang-layang sepanjang 10 meter tersangkut pada tower SUTT/SUTET jalur Buduran - Porong dengan benang layang-layang terlilit di Ground Steel Wiring (GSW) atau umumnya disebut kabel tanah/kawat grounding yang berfungsi untuk menangkal petir.

"Layang-layang yang ditemukan selanjutnya dibawa ke kantor PLN untuk dilakukan investigasi lebih lanjut," kata Senior Manager SDM dan Umum PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBTB), Dwi Sugeng Prihartono, Minggu (28/6/2020).

Petugas PLN yang mendatangi lokasi untuk melakukan pengambilan layang-layang tersebut segera melakukan penyuluhan kepada warga sekitar lokasi tentang bahaya bermain layang-layang di sekitar SUTT/SUTET.

Dengan hantaran listrik 70.000 Volt, 150.000 Volt, dan 500.000 Volt, sangat berbahaya bila terjadi risiko yang tidak diinginkan bagi masyarakat bila bermain layang-layang di sepanjang ataupun di sekitar jalur SUTT/SUTET.

Cara Klaim Token Listrik Gratis dari PLN di ww.pln.co.id atau WA ke 08122-123-123 untuk Bulan Juni

Sebelumnya pada hari Senin (22/6/2020) yang lalu, di Pulau Bali, juga mengalami hal yang sama.

Petugas PLN UPT Bali berhasil mengamankan gangguan pada penghantar 150.000 Volt jalur Pesanggaran-Pamecutan Kelod yang terjadi pada pukul 06.22 WITA. Akibat layang-layang raksasa tersangkut di jalur SUTT.

General Manager PLN UIT JBTB, Suroso, menambahkan, pihaknya secara berkelanjutan melakukan upaya pengamanan atas kegiatan masyarakat dengan patroli maupun dengan sosialisasi serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah yang dilalui jalur SUTT/SUTET.

"Termasuk dengan aparat keamanan serta dinas terkait guna mengoptimalkan upaya pencegahan gangguan akibat layang-layang ataupun juga balon udara," ungkap Suroso.

Jaringan Transmisi Sutet PLN 3 Kali Gangguan Dalam Seminggu, Layang-layang Nyangkut Kabel Faktornya

Petugas PLN selalu siaga, siap 24 jam mengamankan pasokan listrik khususnya di jalur transmisi SUTT/SUTET, baik di wilayah kerja Jawa Timur maupun di wilayah kerja Pulau Bali.

Dirinya juga mengharapkan pengertian dan kerja sama dari semua pihak khususnya masyarakat di daerah yang dekat dengan jalur transmisi untuk menjaga keamanan instalasi jaringan listrik dengan tidak bermain layang-layang atau balon udara di dekat jaringan listrik PLN.

"Hal itu agar pasokan jalur transmisi PLN dan suplai energi listrik kepada pelanggan tetap aman," ungkap Suroso.

Hal di atas mengacu pada Peraturan Menteri ESDM No 02 Tahun 2019 tentang Ruang Bebas dan Jarak Bebas Minimum pada Saluran Udara Tegangan Tinggi, dilarang membangun bangunan dan menanam tanaman yang memasuki ruang bebas minimum serta dilarang bermain layang-layang dengan menggunakan benang konduktif, di sekitar jalur transmisi (SUTET/SUTT) karena dapat membahayakan keselamatan jiwa dan dapat mengganggu kontinuitas penyaluran listrik kepada masyarakat.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved