Wali Kota Risma Sujud di Kaki Dokter
Kumpulan Momen Risma Sujud di Hadapan Publik, Minta Maaf di Depan Takmir hingga Pegangi Kaki Dokter
Berikut kumpulan momen Risma sujud dan menangis minta maaf di hadapan publik, terbaru di depan para dokter.
Salah satu yang disebut penuh adalah RSU dr Soetomo Surabaya.
Padahal, kata Risma, pihaknya berulang kali ingin masuk ke rumah sakit milik Pemprov Jatim itu namun tidak bisa. Sempat ingin memberikan bantuan namun ditolak.
Dia merasa kesulitan berkomunikasi dengan pihak rumah sakit tersebut. Padahal beberapa upaya penuh tengah digencarkan agar wabah virus Corona ini dapat terus dikendalikan di Surabaya.
Berikut videonya:
• Tragedi Maut Malam Pertama, Istri Tewas karena Suami Semangat, Dokter Kuak Sebab soal Bagian Tubuh
Minta Maaf di Hadapan Takmir Masjud
Momen Risma sujud dan menangis minta maaf sempat terjadi saat bertemu takmir masjid pada tahun 2018 silam.
Hal itu terjadi saat pertemuan di gedung Wanita Kalibokor, Surabaya, Rabu (16/5/2018).
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tiba-tiba bangkit dari podium dan memilih sujud di hadapan takmir.
Awalnya, Perempuan ini mempercepat langkahnya dan behenti di salah satu takmir masjid. Dia sesaat sujud di hadapan takmir tersebut.
Ratusan takmir masjid yang hadir dalam pertemuan itu terheran-heran atas sikap Wali Kota Risma. "Ada apa, ada apa. Kok sampai sujud Bu Wali begitu," reaksi para takmir yang hadir.
Tohir mengusulkan agar undangan itu lebih baik berbunyi silaturahmi. Bukan pembinaan yang bermakna bahwa para takmir dianggap keliru. Dalam pembinaan ini, Risma hadir sebagai pembina.
Mendengar reaksi Takmir Tohir, Risma yang mengenakan kebaya coklat dan barjilbab senada berjalan menghampiri lokasi Takmir tersebut. Dia langsung bersujud di hadapan takmir tersebut.
Suasana menjadi terharu dan semua takmir terdiam. Surya yang menyaksikan aksi sujud Risma melihat para takmir tidak percaya dengan apa yang mereka lihat. "Saya mohon maaf. Undangannya mendadak," kata Risma.
Mendengar permintaan maaf ini, semua hadirin terdiam. Risma kembali menyampaikan bahwa pihaknya perlu mengumpulkan para takmir untuk kebaikan bersama. Mengingat Surabaya dua hari diteror bom.