Breaking News:

Virus Corona di Malang

PT KAI Perpanjang Masa Berlaku Rapid Test dan PCR Jadi 14 Hari, Sesuai Edaran Gugus Tugas Covid-19

PT KAI Daop 8 Surabaya kini memperpanjang masa berlaku surat keterangan rapid test dan Polymerase Chain Reaction (PCR) Covid-19, menjadi 14 hari.

TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Ilustrasi kereta api di Stasiun Surabaya Gubeng. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - PT Kereta Api Indonesia atau PT KAI Daop 8 Surabaya kini memperpanjang masa berlaku surat keterangan rapid test dan Polymerase Chain Reaction (PCR) Covid-19, dari semula tiga hari menjadi 14 hari.

“Diperpanjangnya masa berlaku hasil tes tersebut berarti penumpang dapat menyesuaikan jadwal layanan KA yang akan melakukan perjalanan pulang pergi. Tidak perlu melakukan tes ulang,” ujar Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto, Senin (29/6/2020).

Dia mengatakan, perpanjangan masa berlaku surat keterangan bebas Covid-19 itu sejalan dengan edaran Gugus Tugas Covid-19 Nomor 9 Tahun 2020 tentang kriteria dan persyaratan perjalanan orang dalam masa adaptasi new normal atau kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman dari Covid-19.

UPDATE CORONA di Kota Malang Minggu 28 Juni, Tambah 2 Kasus Positif, 4 Sembuh, Satu PDP Meninggal

Kasus Covid-19 Masih Melonjak, Masa Transisi New Normal Jilid 4 di Kabupaten Malang Dimulai

Meski demikian, kata Suprapto, semua penumpang yang akan naik kereta diwajibkan untuk memakai masker dan memiliki suhu tubuh maksimal 37,5 derajat celsius.

Selain itu, penumpang juga harus memakai pakaian lengan panjang.

“Kami terus mengimbau kepada para penumpang untuk selalu mengunakan masker dan pakaian lengan panjang atau jaket ketika berada di stasiun dan di dalam kereta api,” ucap dia.

Di Stasiun Malang, saat ini masih ada satu KA jarak menengah yang beroperasi, yakni Tawangalun relasi Malang - Jember - Banyuwangi pp.

Sementara KA jarak jauh relasi Bandung, Jakarta, dan Yogyakarta masih tutup sejak awal April 2020.

Editor: Dwi Prastika

13 Kelurahan Kota Malang Bertahan di Zona Hijau, Wali Kota Sutiaji Optimis Bisa Bebas dari Covid-19

Viral Video Satpol PP Sita KTP Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19, Bukan Terjadi di Kota Malang

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved