Respons OJK Regional 4 Soal Aksi Protes Driver Online, Singgung Mediasi Debitur-Lembaga Keuangan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 4 Jawa Timur merespons aksi unjuk rasa Komunitas Driver Online Jatim.

ISTIMEWA
OJK Kantor Regional 4 saat berbincang dengan perwakilan driver online terkait restrukturisasi kredit dari lembaga jasa keuangan, Senin (29/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 4 Jawa Timur merespons aksi unjuk rasa Komunitas Driver Online Jatim Roda 4 dan Roda 2, Senin (29/6/2020).

Para driver online ini mengadu mengenai restrukturisasi kredit dari lembaga jasa keuangan.

"Sejak awal kebijakan restrukturisasi kredit ditujukan untuk mengurangi beban masyarakat kecil terdampak pandemi Covid-19, maka OJK sendiri telah secara aktif melakukan sosialisasi dari dua sisi baik kepada masyarakat, debitur dan juga kepada lembaga keuangan terkait," ungkap Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional 4 Jawa Timur, Bambang Mukti Riyadi.

RS Overload, Pasien Swab 2 Kali Tak Bisa Diklaim ke BPJS, Risma Minta 1 Hal: Keluarkan, Kami Bayar

Menurutnya, kegiatan sosialisasi tersebut juga telah dilakukan melalui media massa baik media cetak maupun media online bahkan dilakukan mediasi langsung dengan konsumen dan beberapa lembaga keuangan.

Selain itu juga, telah dilakukan mediasi dengan melibatkan lembaga lain seperti DPRD Kota Surabaya.

Hal ini untuk juga mempermudah masyarakat menyampaikan permasalahannya.

Viral Siswi Tertangkap Ayahnya Ngamar di Hotel Masih Pakai Seragam, Psikolog Beber & Kuak Pemicunya

Malam Pertama Berubah jadi Tragedi Maut, Ciuman Suami Bikin Istri Tewas, Penyebab Dikuak Dokter

Bahkan juga, dikatakan Bambang, pihaknya juga menyediakan nomor khusus WhatsApp (WA) aduan konsumen dan WhatsApp (WA) Group untuk memperlancar proses komunikasi antara masyarakat dengan industri keuangan penyedia kredit.

Bambang mengatakan, setelah melakukan pertemuan dengan perwakilan massa, telah disepakati beberapa tindak lanjut untuk memfasilitasi kepentingan mereka.

Jadi, lanjutnya, mediasi akan dilakukan dengan lembaga keuangan terkait.

Jengkelnya Hakim PN Surabaya di Sidang Online MeMiles, Ada Suara Lain Masuk, Minta Terdakwa Hadir

Dikatakan Bambang, pihaknya berharap agar ketika menyuarakan kepentingan masyarakat ke depannya dilakukan melalui media yang telah disediakan untuk menghindari risiko yang tidak perlu.

Khususnya dalam masa pandemi yang sekarang masih berusaha dikendalikan melalui kerja keras semua pihak.

"Demi kepentingan yang lebih besar, kami juga meminta masyarakat dan debitur untuk bekerja sama agar dalam memperjuangkan kepentingan ekonomi tidak membuat mereka terdampak risiko kesehatan," pungkasnya.

Penulis: Fikri Firmansyah

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved