Breaking News:

Virus Corona di Madura

Staf Dinkes Sampang Meninggal Positif Covid-19, Suami Pilu Beber Kronologi: Mudah-mudahan Tidak Lagi

Satu sataf Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, Madura meninggal dunia terjangkit virus Corona. Sang suami pilu ceritakan kronologi.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Dinas Kesehatan Sampang Jalan KH Wahid Hasyim Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura. 

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Salah satu staf Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, Madura meninggal dunia terjangkit virus Corona ( Covid-19 ).

Almarhum bernama Ruri Henri Agustina yang meninggal semalam dan sudah dikebumikan pada malam itu juga di tempat pemakaman umum Jalan Suhadak, Kelurahan Dalpenang, Sampang.

Kepala Bidang Yankes Dinas Kesehatan Sampang, Yuliono membenarkan bahwa salah satu stafnya meninggal dunia karena positif Covid-19.

Cewek Ngamuk Ditinggal Mantan Nikah, Hajar Sang Cowok di Pelaminan, Banjir Tangis, Lihat Endingnya

Malam Pertama 48 Jam Berujung Kematian, Istri Tewas karena Ulah Mengerikan Suami, Baru 8 Hari Nikah

Ruri Henri Agustina merupakan salah satu tenaga kesehatan yang sebelumnya melakukan rapid tes massal di Pasar Srimangunan Sampang.

Namun, dirinya tidak dapat memastikan apakah Ruri terjangkit Covid-19 klaster pasar atau tidak.

"Kita masih melakukan tracing kepada orang yang pernah kontak langsung dengan bersangkutan," ujarnya awak TribunJatim.com, Selasa (30/6/2020).

Tingkat Kesembuhan Pasien di RS Lapangan Covid-19 Jawa Timur 70%, Hari Ini Total 192 Fix Negatif

Pastikan Keamanan Layanan di Tengah Pandemi, BPJAMSOSTEK Cek LAPAK ASIK Kantor Cabang Karimun Jawa

Terlebih, saat mengetahui salah satu stafnya tersebut positif Covid-19, pihaknya melakukan rapid tes terhadap seluruh staf Yankes dan hasilnya ada yang reaktif.

"Ditengah menjalankan rapid tes, kami menutup pelayanan Yankes sementara," terangnya.

Terpisah, suami dari Ruri Henri Agustina, Mohammad Ali Yasak, menyampaikan sebelumnya istrinya melakukan perawatan medis di Rumah Sakit Pamekasan namun, nyawanya tetap tidak tertolong.

Pria yang sekaligus menjabat Kasi di Kantor Kecamatan Karang Penang itu menambahkan, istrinya terjangkit virus Corona setelah melakukan rapid tes massal di Pasar Srimangunan.

"Untuk memberantas Covid-19 istri saya sampai mengorbankan nyawanya," tuturnya.

Mengetahui hal itu, dirinya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sampang, untuk lebih memperhatikan nasib para pejuang (tenaga kesehatan) agar tidak terjadi hal yang serupa.

"Mudah-mudahan tidak terjadi lagi tenaga medis yang harus gugur dalam melaksanakan tugas demi memberantas virus Corona," harapnya.

Penulis: Hanggara Pratama

Editor: Heftys Suud

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved