TOPIK
Virus Corona di Madura
-
24 kecamatan di Kabupaten Sumenep, Madura 0 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Tinggal tiga kecamatan yang masih dalam zona kuning.
-
Vaksin virus Corona akihirnya tiba di Kabupaten Bangakalan Selasa (26/1/2021) dini hari. Vaksinasi dimulai besok untuk Forkopimda dan nakes.
-
Mediasi pengambilan paksa pasien Covid-19 meninggal dunia di RSI Garam Kalianget. Lokasi keluarga bakal disemprot disinfektan.
-
Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Sumenep, Madura bertambah sebanyak 15 kasus pada hari Selasa (19/1/2021) pukul 13.00 WIB.
-
Tiga Staf DPRD Kabupaten Pamekasan reaktif Covid-19. Jalani isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 15 hari.
-
Pemkab Bangkalan buat pola kerja sahari di rumah sehari di kantor untuk ASN. Upaya tekan Covid-19 klaster perkantoran.
-
Petugas gabungan gelar operasi yustisi di Kafe dan Alun-alun Bangkalan. 55 ditetapkan sebagai pelanggar protokol kesehatan: 2 reaktif Covid-19.
-
Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim dan Istrinya Nurfitriana Busyro dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.
-
Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Syafiuddin sebut banyak anak muda berkerumun jelang Tahun Baru 2021. Meminta edukasi protokol kesehatan digencarkan.
-
2 pegawai Dinas PRKP Bangkalan positif Covid-19. Kantornya di kawasan komplek perkantoran Pemkab Bangkalan, Jalan Soekarno-Hatta tutup mulai hari ini.
-
Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan kembali menjadi zona merah Covid-19. Wakil Gugus Tugas AKBP Didik Hariyanto: jangan meremehkan.
-
Kantor UPT Puskesmas Teja Pamekasan terpaksa ditutup selama 14 hari ke depan, mulai Kamis (3/12/2020) hingga Rabu (16/12/2020) mendatang.
-
Ini langkah pihak Universitas Trunojoyo Madura setelah rektor Muh Syarif dinyatakan positif Covid-19.
-
Rektor Universitas Trunojoyo Madura dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19 berdasarkan Tes Swab PCR di rumah sakit di Surabaya.
-
Adanya seorang siswa di Pamekasan yang terpapar Covid-19, membuat Dinas Kesehatan Pamekasan langsung bergerak cepat melakukan 3T.
-
Ada peningkatan kasus pasien positif Covid-19 di Kabupaten Pamekasan, Madura per Jumat 20 November 2020 hari ini.
-
Masuk zona kuning Covid-19. Kabupaten Bangkalan lakukan pembelajaran tatap muka jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP di 8 kecamatan.
-
Warga Kabupaten Sampang didenda Ro 1 jua gegara tasyakuran berupa orkes di tengah pandemi virus Corona. Satpol PP pastikan tak ada tebang pilih.
-
7 desa di Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep lockdown. Warga mengeluh: pemerintah wajib tanggung kebutuhan manusia hingga pakan hewan.
-
Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 RSUD Dr H Slamet Martodirdjo mengungkap sosok Nufia Anggraeni, perawat yang meninggal karena Covid-19
-
Ada sekitar 50 tenaga kesehatan di Kabupaten Pamekasan, Madura yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona.
-
Rekan perawat RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan yang meninggal dunia karena terinfeksi virus Corona sedang dilakukan tracing (pelacakan).
-
Seorang perawat di RSUD dr H Slamet Martodirdjo, Kabupaten Pamekasan, Madura, meninggal dunia karena positif terinfeksi virus Corona.
-
Total 228 pasien Covid-19 Kabupaten Bangkalan sembuh dalam empat hari. Kepala Dinas Kominfo Agus Zain: jumlah pasien positif berhenti di angka 331.
-
14 petugas medis di Kabupaten Pamekasan Madura dinyatakan positif Covid-19. Gugus tugas sebut ini jadi klaster baru penyebaran virus Corona.
-
Jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sampang, Madura terus merangkak naik di atas angka seratus.
-
Alat PCR di RSUD Sampang belum bisa dioperasaikan. Koordinator pengoperasian ungkap tidak mau gegabah, pastikan tenaga medisnya aman Covid-19.
-
Satu sataf Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, Madura meninggal dunia terjangkit virus Corona. Sang suami pilu ceritakan kronologi.
-
Wakil Ketua DPRD Sumenep, Indra Wahyudi sebut pemerintah tidak tegas tangani Covid-19. PT Tanjung Odi klaster baru Covid-19 dibiarkan beroperasi.
-
Perusahaan rokok PT Tanjung Odi di Jalan Raya Sumenep-Pamekasan disebut jadi klaster baru sebaran Covid-19 di Madura. Ketua DPRD Sumenep desak tutup.