Breaking News:

70 Ribu Lebih Pendaftar Kartu Prakerja dari Jawa Timur, Hanya 152 Orang yang Diterima

Disnakertrans Jatim telah menyetorkan 6.527 nama untuk bisa mengikuti program Kartu Prakerja. Dari jumlah tersebut, yang diterima hanya 86 orang.

Dok Pintaria via Warta Kota
ILUSTRASI Kartu Prakerja 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur telah menyetorkan 6.527 nama untuk bisa mengikuti program Kartu Prakerja.

Dari jumlah tersebut, yang diterima hanya 86 orang.

Sementara yang mendaftar online mandiri ada 64.000 orang dan yang diterima hanya 66 orang.

Jika ditotalkan dari 70.527 pendaftar program Kartu Prakerja dari Jawa Timur, hanya 152 orang yang diterima.

"Ini kan jauh sekali, sedang kita carikan solusinya. Masalahnya saat ini pendaftaran Kartu Prakerja sudah lockdown (mandek) dari pusat," ujar Kadisnakertrans Jatim, Himawan Estu Bagijo, Kamis (2/7/2020).

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sendiri menurut Himawan Estu Bagijo telah mengirimkan surat ke Presiden RI Joko Widodo untuk menambah kuota Kartu Prakerja yang dihitung dari angka pengangguran per tahun, yaitu lebih dari 900 ribu kuota Kartu Prakerja.

Data Jumlah Pemilih Pilkada Jawa Timur 2020 di 19 Daerah Diperbarui, KPU Rekrut 48 Ribu Petugas

2.300 Lansia Jawa Timur yang Terdampak Covid-19 Dapat Bantuan Paket Sembako Kemensos dan Pemprov

Namun hingga saat ini surat tersebut belum mendapatkan jawaban.

Jika penambahan kuota tersebut disetujui, maka Pemprov Jawa Timur akan memfasilitasi peserta yang benar-benar berhak mengikuti program Kartu Prakerja.

"Yang ingin saya sampaikan kepada pekerja adalah permasalahannya sebenarnya bukan pada kami, tapi bukan berarti kami mau lepas tanggung jawab begitu saja," jelas Himawan Estu Bagijo.

Halaman
12
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved