Breaking News:

Advertorial

BPJS Kesehatan Cabang Malang Beri Edukasi Calon Dokter Spesialis UB Soal Regulasi di Era JKN-KIS

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Malang memberikan edukasi tentang regulasi program JKN-KIS kepada para calon dokter spesialis

BPJS Kesehatan 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Malang memberikan edukasi tentang regulasi program JKN-KIS kepada para calon dokter spesialis yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya (UB).

Kepala BPJS Kesehatan Malang, Dina Diana Permata mengatakan, terdapat sejumlah hal yang perlu diketahui calon dokter spesialis terkait penyalahgunaan pelayanan kesehatan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 16 Tahun 2019.

Sehingga ketika para dokter memberikan pelayanan kesehatan bisa tertib administrasi untuk menghindari dugaan penyalahgunaan pelayanan kesehatan.

Sistem Reimburse BPJS Buat Pasien Covid-19, Gubernur Khofifah Tegaskan Cukup Sekali Swab Negatif

“Kami perlu ingatkan agar teman sejawat lebih berhati-hati dalam memberi pelayanan kesehatan pada era JKN. Agar selalu mendokementasikan semua pelayanan yang diberikan, mohon agar hal-hal terkait administrasi tidak dilupakan,” kata Dina, Rabu (7/7/2020).

Dina menjelaskan kepada para calon dokter itu bahwa hampir seluruh pasien yang akan mereka rawat adalah peserta JKN-KIS.

Sebab, sejak program JKN-KIS dilaunching, akses lebih besar untuk mendapat jaminan pelayanan kesehatan.

BPJS Kesehatan Surabaya Komitmen Verifikasi Klaim Pasien Covid-19, Pasti Dirawat Sampai Sembuh

Hal itu terlihat dari pemanfaatan JKN-KIS di tahun 2019 yang mencapai sekitar 276,1 juta kunjungan.

Selain itu, katanya, penyelenggaraan JKN-KIS berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan meningkatan kualitas hidup.

Di antaranya, meningkatkan angka harapan hidup, pendapatan per kapita, kesempatan kerja, dan menyelamatkan kemiskinan.

Peserta BPJS Kesehatan Periksa Mata? Tak Perlu ke RS Bisa Langsung ke Optik, Berlaku Mulai Juni 2020

“Kehadiran Program JKN-KIS selain meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia, bagi masyarakat yang sehat program ini memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian,” ungkapnya.

Salah satu calon dokter spesialis dr Prasetyo mengungkapkan, tak banyak yang dia ketahui tentang JKN-KIS sebelumnya.

Namun kini , Prasetya mengaku telah tahu manajemen asuransi kesehatan sosial di Indonesia yang di kelola oleh BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan Cabang Malang Beri Relaksasi Pelunasan Tunggakan, Berlaku hingga Akhir 2020, Cek!

“Saya berharap kedepan semua tenaga medis juga mengetahui tentang regulasi terkait Program JKN-KIS,” ucap Prasetya.

“Saya juga berharap teman sejawat dalam memberikan pelayanan medis kepada peserta JKN KIS juga mengetahui tentang regulasinya, ternyata di balik itu banyak regulasi yang harus kita ketahui untuk memberikan pelayanan yang terbaik sekaligus tidak menyalahi aturan,” tandas dia.

Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved