Cegah Penyebaran Covid-19, Pelayanan Kesehatan Gigi di Puskesmas Sampang Dibatasi
Ditengah pandemi Covid-19, pelayanan kesehatan gigi di puskesmas Kabupaten Sampang, Madura dibatasi.
Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Taufiqur Rohman
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Syahputra
TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Ditengah pandemi Covid-19, pelayanan kesehatan gigi di puskesmas Kabupaten Sampang, Madura dibatasi.
Pasalnya, dinilai berpotensi besar menjadi penyebaran Covid-19 karena bersentuhan langsung dengan air liur manusia.
Sekretaris Dinas Kesehatan Asrul Sani mengatakan, di tengah pandemi pelayanan kesehatan gigi di setiap puskesmas di Kota Bahari tetap berjalan sebagai mana mestinya.
Namun, ada tindakan medis tertentu yang dapat menunda memberikan pelayanan karena berpotensi terjadinya penyebaran Covid-19.
• Nasi Campur New Normal Ala Hotel Santika Pandegiling Surabaya, Bisa Tingkatkan Daya Tahan Tubuh
• Sinopsis Drama Korea Angels Last Mission Episode 5 Rabu, 5 Juli 2020, di Trans TV
"Kecuali puskesmas tertentu yang saat ini masih menjalankan lockdown karena belumnya ada tenaga medis yang terpapar Covid-19, jadi tidak dapat memberikan pelayanan," ujarnya kepada TribunJatim.com, Selasa (7/7/2020).
Ia menambahkan, dalam penanganan kesehatan gigi ditengah pandemi Covid-19, dokter gigi memiliki prosedur mana yang harus ditangani atau lebih baik ditunda terlebih dahulu karena beresiko.
"Jadi dokter gigi lebih mengerti takarannya, namun jika ada dokter di puskesmas tertentu tidak melayani berarti tidak begitu parah," terangnya.
• VIRAL CCTV Petugas Buang Jasad Covid-19 di Trotoar, Keluarga Curiga Aktivitas di Ambulans: Mengapa?
• Beda Sikap Ashanty dan Krisdayanti Soal Lagu Aurel Hermansyah, yang Satu Lebih Jor-joran Promosi
Sementara, Kepala Puskesmas Kedungdung, Zahruddin menyampaikan, untuk puskesmas tetap meberikan pelayanan, namun untuk jenis penyakitnya perlu dipetakan.
Sebab, ditengah wabah Covid-19, dirinya khawatir terjadi penyebaran, terlebih di area mulut itu dengan mudah untuk menular.
“Poli kami tetap buka, tapi untuk pelayannya tidak tahu, yang pasti dokter itu lebih paham mana yang harus ditangani, karena sekarang ada wabah Covid-19,” tuturnya.
• Muzdalifah Kerap Pakai Baju Sporty, Fadel Islami Justru Ingin Penampilan Istri Syari Tiap Hari
• Sikap Ashanty Jadi Orangtua Bikin Dorce Gamalama Salut, Ibu Sambung Aurel dan Azriel: Saya Itu Galak
Sehingga pihaknya meminta terhadap masyarakat untuk saling mengerti, sebab antar dokter dan masyarakat harus hati-hati dalam penyebaran Covid-19.
Kemudian, jika memang kondisinya sudah parah dan memang harus ditangani, Zahruddin menegaskan akan ditangani tapi dengan catatan dilakukan pengecekan terlebih dahulu.
• Diduga Terlibat Kasus Kematian Bocah di Pasuruan, Polisi Amankan Dua Orang: Saksi Melihat
“Ya saya harap sama-sama mengerti lah, demi keselamatan bersama, sebab jika tidak dokternya yang terpapar bisa jadi pasiennya yang terpapar nanti,” pungkasnya.