Pilkada 2020, Bawaslu Temukan Enam Ribu ASN Terindikasi Mendukung Calon Perseorangan

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menemukan indikasi pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Ketua Bawaslu RI Abhan, Februari 2019. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Bobby Constantine Koloway

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menemukan indikasi pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Yang mana, ASN tercatat ikut memberikan dukungan kepada para calon kepala daerah dari unsur perseorangan (independen).

Hal ini terungkap dari pengawasan melekat terhadap proses verifikasi faktual (verfak) bakal calon perseorangan.

Ketua Bawaslu RI, Abhan mengungkapkan hal ini terlihat dalam identitasnya tertulis pekerjaan.

200 Motor yang Dibeli Cash Warga Gresik Malah Jadi Kredit oleh FIF hingga BPKB Disita

UPDATE CORONA Jatim Selasa 14 Juli: Zona Merah Sisa 6 Daerah, 29 Zona Oranye, dan 3 Zona Kuning

Rinciannya, Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 6.492 pendukung dan Penyelengara Pemilihan sebanyak 4.411 petugas.

Temuan tersebut tersebar di 79 kabupaten/ kota yang menggelar Pemilihan 2020 di seluruh Indonesia.

"Dengan adanya temuan tersebut, berkas dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) atau dinyatakan tidak mendukung bakal calon tersebut," ujar Abhan dikutip dari rilis yang diterima TribunJatim.com di Surabaya, Selasa (14/7/2020).

Selain itu, petugas juga mengalami beberapa kendala selama verifikasi.

UPDATE Enam Provinsi Alami Penambahan Kasus Corona Lebih dari 100, Lima Provinsi Nihil Kasus Baru

Tak Ingin Performanya Turun, Pelatih Persik Ingatkan Anak Buahnya untuk Tetap Jaga Berat Badan

Di antaranya, pendukung yang tidak dapat ditemui karena bekerja dan bepergian.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved