Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Penuhi Kebutuhan Warga di Tengah Pandemi, Kampung Tangguh di Madiun ini Budidayakan Sayur Hidroponik

Sejumlah kelurahan di Kota Madiun dinobatkan sebagai Kampung Tangguh Semeru.

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Taufiqur Rohman
Kominfo Kota Madiun
Wali Kota Madiun, Maidi dan Kapolres Madiun Kota, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa melihat kebun hidroponik di Kelurahan Rejomulyo. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Rahardian Bagus

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Sejumlah kelurahan di Kota Madiun dinobatkan sebagai Kampung Tangguh Semeru.

Satu di antaranya adalah Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.

Guna memenuhi kebutuhan pangan warganya, Masyarakat setempat membudidayakan sayur hidroponik.

Bersama forum pimpinan daerah Kota Madiun, Rabu (15/07/2020) Wali Kota Madiun, Maidi, meresmikan kampung tangguh tangguh Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.

Hadir juga dalam kegiatan itu, Kapolres Madiun Kota, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa.

Ini 5 Provinsi yang Alami Penambahan Kasus Corona Tertinggi Rabu 15 Juli 2020, Jawa Tengah Pertama

Lihat Makeup Vampir Ala Beauty Content Creator Lala, Bikinnya Tak Sampai 2 Jam: Tidak Perlu Rapi

Maidi menuturkan, Kelurahan Rejomulyo dipilih sebagai kampung tangguh karena dinilai dapat menjadi lumbung pangan di tengah pandemi Covid-19.

"Kampung tangguh semeru Rejomulyo tidak hanya tangguh menangani Covid-19, tetapi juga merintis tangguh menangani ekonomi rakyat dibawah," ujarnya.

Setiap rumah di Kelurahan Rejomulyo membudidaya sayur hidroponik, serta sayur mayur yang ditanam secara organik atau tanpa pestisida.

Misalnya selada, kangkung, mentimun dan tanaman toga.

Ditinggal Pemilik Panen Kacang di Sawah, Rumah Warga Situbondo Ludes Terbakar, Kerugian Capai Jutaan

Laksanakan Coklit Data Pemilih, KPU Lamongan Terjunkan Ribuan Petugas: Bekerja Selama 30 Hari

Selain dikonsumsi sendiri, hasil tanam hidroponik dan organik ini juga dijual ke berbagai daerah.

Sebagian dibagikan secara gratis antar warga yang disiapkan di kios berbagi bahan makanan.

Kampung tangguh ini rencananya akan menjadi percontohan wisata budidaya sayur sehat.

Di tengah pandemi Covid-19 warga juga membuat area ngopi dan olah pikir dengan memanfaatkan lahan pekarangan.

Kenangan Buruk Nagita Soal Cinta, Pacaran 5 Tahun Kelam, Sering Diselingkuhi: Mental yang Diganggu

Alasan Pekerja Luar Kota Surabaya Wajib Bawa Hasil Rapid atau Swab Negatif, ini Penjelasan Gugus

Selain itu, dia juga akan membuat skala prioritas untuk kelurahan tangguh dengan menjadikannya sebagai jalur wisata sepeda.

Ia berharap pola seperti ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Semua kelurahan akan jadi kampung tangguh. disitu ada masalah covid dia sudah siap. Tinggal 12 yang belum diresmikan. Ini bagus, artinya permasalahan yang ada, kelurahan sudah bisa menangani sendiri. Tangguhnya disitu itu," jelas Maidi.

Raffi Traktir Bambang Soesatyo hingga Stafsus Jokowi, Habis Rp 135 Juta, Untung Ada Mamah Rieta

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga mengecek satu per satu pos-pos yang disiapkan oleh masyarakat.

Diantaranya pos kesehatan, pos ketahanan pangan, hingga pos dapur umum.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved