Breaking News:

Pemkab Gresik Tak Mau Beri Stempel Dokumen Tolak Omnibus Law, Ratusan Mahasiswa Kecewa Blokir Jalan

Aksi tolak Omnibus Law di di depan Kantor Bupati Gresik berujung bentrok. Pemkab Gresik tolak beri stempel, ratusan mahasiswa kecewa.

SURYA/WILLY ABRAHAM
Mahasiswa dan polisi sempat gesekan dalam aksi tolak Omnibuslaw di depan kantor Bupati Gresik, Kamis (16/7/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Bentrokan antara polisi dan para demonstran yang terdiri dari ratusan mahasiswa dari organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Gresik mewarnai aksi tolak Omnibus Law di depan Kantor Bupati Gresik.

Aksi tersebut tepatnya berlangsung di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kebomas, Gresik, Kamis (16/7/2020).

Belum diketahui apa yang menyebabkan aksi yang awalnya berjalan damai jadi berujung bentrok.

Anggaran Perlindungan Anak di Desa Tulungagung Terkendala Covid-19, Hanya 34 Desa yang Menganggarkan

Aksi 2 Bandit Curi Motor di Surabaya Digagalkan Warga, 1 Tersungkur Babak Belur Kena Hajar, 1 Kritis

Pantauan di lapangan, beberapa mahasiswa didatangi petugas dan dibawa menuju pinggir jalan.

Bahkan, ada satu peserta aksi sempat diamankan oleh aparat dan akhirnya dilepaskan kembali.

Massa yang menyampaikan tuntutan ditemui oleh Wakil Bupati Gresik, Moh Qosim.

Wakil Bupati Qosim menyepakati tuntutan mahasiswa yang menolak Omnibus Law karena dianggap merugikan buruh dan pelajar.

Fraksi PDIP Desak Pemkot Malang Sediakan Lahan Pemakaman Khusus Pasien Covid-19

Matahari Tepat Berada di Atas Kabah Nanti Sore Pukul 16.27 WIB, Bisa Jadi Patokan Arah Kiblat!

Qosim bahkan menyepakati dengan menandatangani pakta integritas yang disediakan oleh demonstran.

Namun, Pemkab Gresik menolak memberikan stempel kelembagaan terhadap dokumen yang diajukan mahasiswa.

Sehingga membuat demonstran kecewa dan melakukan pemblokiran jalan Dr Wahidin Sudirohusodo tersebut.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved