Tak Pulang 2 Hari, Gadis Ini Bernasib Pilu Disetubuhi Kakak Beradik: Minum 15 Sachet Obat Batuk Cair

Seorang gadis berusia 13 tahun bernasib pilu karena menjadi korban persetubuhan kakak beradik di Sumedang. Korban dicekoki 15 sachet obat batuk cair.

Penulis: Ficca Ayu Saraswaty | Editor: Sudarma Adi
Istimewa via TribunJabar.id
Dua orang pemuda kakak beradik, pelaku tindakan asusila pada seorang gadis berusia 13 tahun asal Desa Nagarawangi, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang. 

TRIBUNJATIM.COM - Nasib pilu menimpa seorang gadis berusia 13 tahun asal Desa Nagarawangi, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang.

Setelah sempat tidak pulang selama dua hari, gadis tersebut diketahui menjadi korban tindakan asusila dua orang kakak beradik.

Mirisnya, korban ternyata dicekoki 15 sachet obat batuk cair sebelum akhirnya disetubuhi.

Peristiwa memilukan itu terjadi di rumah orangtua pelaku yang saat itu kondisinya sepi.

Simak kronologi selengkapnya.

Gadis malang tersebut awalnya berada di rumah tetangganya, kemudian diajak bertemu oleh kedua pelaku RT (27) dan DA (18).

Lalu, korban yang merupakan tetangga kedua pelaku itu dibawa ke rumah orangtua pelaku yang kondisinya sepi.

Setelah tiba di rumah pelaku, korban langsung diberi minuman obat batuk cair sebanyak sebanyak 15 sachet atau setengah gelas hingga korban tersebut tak sadarkan diri.

"Korban sempat hilang dua hari, kemudian dicari oleh orangtuanya," ujar Kasatreskrim Polres Sumedang AKP Yanto Selamet saat ditemui di Mapolres Sumedang, Jalan Prabu Gajah Agung, Jumat (24/7/2020).

10 Tahun Menikah Tak Punya Momongan, Ibu Ini Restui Anak Kandung Dipoligami Ayah Tiri hingga Hamil

Konflik Asmara Jessica Iskandar dan Richard Kyle Dibongkar Erick: Adik Saya Sudah Minta Pertolongan

Setelah korban ditemukan, kata Yanto, orangtuanya menanyakan kepada korban terkait hilangnya dia selama dua hari itu dan akhirnya terungkap bahwa korban telah menjadi korban asusila kedua pelaku.

"Setelah ditelusuri dan ditanya sama ibunya, barulah terungkap bahwa korban mengaku telah disetubuhi oleh kedua pelaku yang merupakan kakak beradik itu," katanya.

Yanto menegaskan, korban tidak pulang selama dua hari karena dicekoki minuman keras (miras) yang dicampur dengan obat batuk cair hingga korban tak sadarkan diri.

"Setela korban tak sadarkan diri, pelaku RT langsung menyetubuhi korban, lalu datang adiknya DA untuk sama-sama melakukan persetubuhan," ucap Yanto.

Aksi bejat kedua pelaku kaka beradik ini terjadi pada 30 Juni 2020 pada siang hari sekitar pukul 14.00 di rumah orangtua pelaku yang kondisinya sedang sepi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved