Breaking News:

Pasca Seorang Napi Positif Covid-19, Rutan Trenggalek Perketat Proses Pengiriman Barang Warga Binaan

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Trenggalek, Jawa Timur menerapkan beberapa aturan baru pascaseorang narapidana alias napi terkonfirmasi positif

Surya/Aflahul Abidin
Suasana di Rutan Kelas IIB Trenggalek, Senin (27/7/2020). 

 TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Trenggalek, Jawa Timur menerapkan beberapa aturan baru pascaseorang narapidana alias napi terkonfirmasi positif Covid-19.

Pihak rutan memperketat alur pengiriman barang untuk para warga binaan.

"Barang kiriman kami intensifkan untuk disemprot (cairan disinfektan) sebelum dibawa ke [rutan bagian] belakang," kata Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Trenggalek Zainal Fanani kepada TribunJatim.com, Senin (27/7/2020).

Sebenarnya, kata Zainal, pihak rutan telah menerapkan aturan yang sama untuk pengiriman barang. Namun, kini prosesnya akan lebih diperketat.

Pengetatan ini karena napi positif Covid-19 sebelumnya bertugas sebagai porter yang mengirimkan barang kiriman untuk tahanan dari pintu dua ke pintu tiga rutan.

Salah satu dugaan, tapi terpapar virus SARS-CoV-2 dari kirim-mengirim barang tersebut. Selain itu, pasien juga sempat mengikuti kegiatan yang digelar bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Trenggalek. Maka, pihak rutan akan menghentikan sementara kegiatan rutin itu hingga waktu yang belum ditentukan.

DPRD Batu Dukung Pembabasan Pajak Sektor Wisata

Napi Trenggalek Positif Covid-19 Tergolong Pasien Tanpa Gejala, Hasil Tracing 11 Orang Kontak Erat

Nasib Pilu Gadis Disetubuhi Sesama Pasien Corona di Kamar Mandi, Aksi Direkam Teman, Lihat Endingnya

"Untuk menerima kiriman tahanan baru, kami sesuai dengan arahan kementerian. Kami bisa menerima [tahanan] yang incraht atau A3 dengan syarat hasil rapid test nonreaktif," sambung Zainal.

Sebelum ini, puluhan pegawai dan warga binaan di Rutan Trenggalek juga telah mengikuti rapid test masal.
Hasilnya, empat reaktif. Seluruhnya telah menjalani tes usap atau swab.

Satu napi positif merupakan pasien ke-74. Sementara satu napi lain terkonfirmasi negatif Covid-19.

"(Yang dua orang) Sabtu sudah di-swab di RSUD dr Soedomo. Hasilnya masih menunggu," tutur dia.

Kini, napi reaktif menampati ruang isolasi yang terpisah dengan para napi lain.

Disenfeksi di Rutan juga berlangsung saban hari. Sebelumnya, kegiatan serupa berjalan berkala beberapa hari sekali. (aflahulabidin/Tribunjatim.com)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved