Pulihkan Roda Perekonomian, Dinas Pariwisata Kota Batu Tancap Gas Tarik Wisatawan
Dinas Pariwisata Kota Batu bersiap tancap gas untuk menarik wisatawan datang ke Kota Apel.
Penulis: Benni Indo | Editor: Taufiqur Rohman
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Benni Indo
TRIBUNJATIM.COM, BATU – Dinas Pariwisata Kota Batu bersiap tancap gas untuk menarik wisatawan datang ke Kota Apel.
Di samping itu, penerapan protokol kesehatan juga harus dilakukan bersama.
Langkah ini diambil untuk kembali menggerakkan roda perekonomian.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Sidiq mengatakan, dirinya berkomitmen untuk memulihkan kondisi pariwisata di Kota Batu.
• 163 Karyawan Kemenko Marves Raker di Banyuwangi, Sesmenko: Habiskan Uang Anda di Sini
• Belajar dari Peristiwa di Tahun 2015, Muswil PAN Jatim 2020 Didorong Berakhir Aklamasi
Pariwisata menjadi magnet bagi Kota Batu, selain dari sektor pertanian.
“Sejak Juni lalu kami sudah mulai melakukan pemulihan di sektor pariwisata, kami juga tetap mempertimbangkan protokol kesehatan," katanya, Selasa (28/7/2020).
Arif mengatakan, pandemi Covid–19 telah memberikan dampak yang begitu luar biasa terhadap sektor pariwisata di Kota Batu.
Untuk kembali membangkitkan gairah pariwisata di Kota Batu, Dinas Pariwisata telah menggandeng sejumlah pihak.
• Tidak Dipinjami Uang, Pasutri Asal Balikpapan Ini Tega Bunuh Majikannya
• UPDATE Terbaru Corona, Indonesia Masuk 5 Besar Negara dengan Penambahan Kasus Kematian Terbanyak
Tujuannya antara lain untuk promosi wisata.
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Batu sebelumnya mengharapkan bantuan Pemkot Batu untuk bisa mempromosikan wisata.
Hal itu dilakukan agar tempat-tempat wisata bisa ramai kembali, namun juga dengan catatan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Selain itu, PHRI Batu juga berharap ada pembebasan pajak hingga akhir tahun ini.
• KAI Daop 7 Madiun Siapkan Biaya Rapid Test Khusus Penumpang Jarak Jauh, Rp 85 Ribu, Mulai Kamis Ini
• Madura United Minta Kepastian Soal Penanganan Pemain yang Terpapar Covid-19 Saat Liga Dimulai
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi mengatakan perlu ada keringanan-keringanan yang diberikan bagi para pelaku usaha sektor wisata.
Satu di antaranya adalah pembebasan pajak hingga akhir tahun ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/dinas-pariwisata-kota-batu-tancap-gas-tarik-wisatawan.jpg)