Virus Corona di Malang
Orang Tua Siswa Tak Perlu Pusing Rogoh Kocek Internet Anak, Pemkab Malang akan Sediakan Wifi Gratis
Demi memenuhi paket internet yang diperlukan untuk belajar, orang tua siswa harus rogoh kocek lebih dalam. Bupati Malang Sanusi akan keluarkan solusi.
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Erwin Wicaksono
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Akibat pandemi virus Corona ( Covid-19 ), siswa-siswi di Kabupaten Malang tak bisa belajar di sekolah.
Alhasil kegiatan belajar mengajar dilakukan via online alias butuh koneksi internet.
Demi memenuhi paket internet yang diperlukan untuk belajar, orang tua siswa harus merogoh kocek lebih dalam.
Menanggapi hal itu, Bupati Malang, Muhammad Sanusi mengaku akan keluarkan solusi.
Solusi itu berupa penyediaan fasilitas internet wifi gratis.
"Kami sediakan wifi untuk belajar bagi siswa. Jadi desa yang tidak ada sinyal siswanya tidak terganggu, saat belajar," ujar Bupati Malang, Muhammad Sanusi ketika dikonfirmasi, Jumat (31/7/2020).
• Dewan Dorong Pemkot Malang Buat Kebijakan Khusus soal Parkir untuk Tingkatkan PAD
• Pejudi di Pasar Besar Kota Batu Lari Kocar-kacir Lihat Polisi Menggerebek, Satu Bandar Dibekuk
Namun, siswa-siswi tampaknya harus sabar menunggu. Karena, realisasi penyediaan internet gratis itu ternyata masih dibicarakan.
"Sekda (sekretaris daerah) dan camat akan rapat untuk internet bagi siswa kebutuhan masing-masing desa," terang pria yang pernah menjadi guru bahasa Inggris itu.
Sanusi mengaku belum mengetahui biaya penyediaan internet gratis.
Tapi, Pemkab Malang akan mengambil uang dari anggaran belanja tidak terduga atau BTT.
• Tiga Jabatan Kepala OPD di Pemkot Malang Kosong, Sutiaji Belum Bisa Gelar Lelang Jabatan Terbuka
• Pemkot segera Relokasi Pedagang di Pasar Besar Kota Batu ke Sekitar Stadion Brantas
Sebagai alternatif, dana dari bantuan operasional siswa daerah (BOSDa) tengah disiapkan.
"Itung-itungannya sekda nanti. Kalau boleh dari BOSda ya dipakai," terang politisi PDIP ini.
Jika wacana itu telah jadi terealisasi, wifi gratis akan ditempatkan di kecamatan atau desa.
Karena ditempatkan terpusat, siswa-siswi akan bertatap muka demi internet gratis.
"Pokoknya tempat yang bisa menampung siswa agar nyaman belajar dan harus jaga jarak. Lokasinya tergantung desa atau kecamatannya," ungkap Sanusi.
Editor: Dwi Prastika
• Didesak Dewan Buat Kebijakan Parkir, Pemkot Malang Bakal Terapkan e-Parkir di Sejumlah Titik
• Keluh Kesah Sopir Bus AKDP Jawa Timur Jelang Idul Adha: Probolinggo - Surabaya Cuma Bawa 8 Penumpang