Breaking News:

Libur Idul Adha, Arus Kendaraan Menuju Kota Malang naik 40 Persen, Didominasi Kendaraan Roda Empat

Hari libur Idul Adha dan momen akhir pekan, dimanfaatkan sebagian besar masyarakat untuk datang ke wilayah Kota Malang.

TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Hari libur Idul Adha dan momen akhir pekan, dimanfaatkan sebagian besar masyarakat untuk datang ke wilayah Kota Malang.

Akibatnya volume kendaraan yang menuju ke Kota Malang mengalami peningkatan cukup signifikan.

Sambut HUT ke-33, Arema FC Angkat Tema 3S: Sluman, Slumun, Slamet

"Dari hasil pantauan kami, ada peningkatan arus kendaraan sebanyak 40 persen dibandingkan dengan hari-hari biasa. Dengan didominasi kendaraan roda empat dengan plat nomor dari luar wilayah Malang. Peningkatan arus kendaraan dimulai sejak malam takbir Idul Adha hingga hari ini," ujar Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution saat ditemui TribunJatim.com, Sabtu (1/8/2020).

Oleh karena itu untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan lalu lintas di wilayah Kota Malang, pihaknya telah menyiagakan personel di beberapa lokasi.

Pemkot Kediri Dorong UMKM Go Digital, Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

Olah Tanaman Lidah Buaya menjadi Sabun Ramah Lingkungan, Sarlita Zahra Bidik Pasar Internasional

"Sebanyak 125 personel diterjunkan ke lapangan. Kami siagakan di beberapa pertigaan dan perempatan, mengantisipasi kemacetan lalu lintas," tambahnya.

Dirinya menerangkan ada beberapa titik pertigaan yang rawan terjadi kepadatan lalu lintas.

Yaitu pertigaan Jalan Ahmad Yani - Jalan LA Sucipto, pertigaan Jalan Borobudur - Jalan Ahmad Yani, pertigaan Jalan Soekarno Hatta - Jalan Mayjen Panjaitan, dan pertigaan Jalan MT Haryono - Jalan Gajayana.

"Meski begitu personel sudah melakukan antisipasi, sehingga meski terjadi peningkatan volume kendaraan tetap tidak terjadi kemacetan lalu lintas. Namun apabila muncul kemacetan lalu lintas, petugas kami akan langsung melakukan pengaturan arus kendaraan secara manual," bebernya.

Dirinya juga menerangkan bahwa rata rata tujuan masyarakat datang ke Kota Malang adalah mengunjungi tempat wisata dan kuliner.

Persik Kediri Siapkan Tiga Pemain U-20 untuk Lanjutan Liga 1 2020, Bahkan Bisa Tambah Lagi

Machfud Arifin Hadiri Harlah ke-22 PKB Surabaya: Saatnya PKB dan NU Punya Wali Kota

"Jadi mereka itu datang ke Kota Malang sekaligus juga menuju ke Kota Batu. Tujuan mereka adalah tempat wisata dan kuliner," bebernya.

Dirinya juga menambahkan bahwa pihaknya tetap terus mensosialisasikan protokol kesehatan kepada para pengguna jalan.

Pilkada Trenggalek 2020, Golkar Bakal segera Tagih Kepastian Koalisi dengan PKB

"Jadi di setiap pertigaan dan perempatan, kami terus sosialisasi protokol kesehatan. Seperti selalu memakai masker, rajin cuci tangan, dan terapkan jaga jarak (physical distancing). Bila ada pengguna kendaraan yang tidak memakai masker, akan kami beri masker secara gratis," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved