Breaking News:

Olah Tanaman Lidah Buaya menjadi Sabun Ramah Lingkungan, Sarlita Zahra Bidik Pasar Internasional

Mengelolah tanaman lidah buaya menjadi beragam produk ramah lingkungan bukan hal mudah bagi Sarlita Zahra.

TRIBUNJATIM.COM/MAYANG ESSA
Sarlita Zahra, Bocah 11 Tahun mengelolah tanaman lidah buaya menjadi produk kecantikan ramah lingkungan, Sabtu (1/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mayang Essa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mengelolah tanaman lidah buaya menjadi beragam produk ramah lingkungan bukan hal mudah bagi Sarlita Zahra.

Bocah 11 tahun ini mengaku sempat gagal dalam percobannya membuat Salovera.

Nilai Appraisal Turun, Pemkot Malang Bakal Tuntaskan Tempat Cucian Mobil di Dekat Exit Tol Madyopuro

“Sempet gagal sampai lima kali, tapi saya coba lagi sampai berhasil. Karena gak mengerti takaran bahannya dan belajarnya juga cuma dari internet,” ungkapnya.

Tidak sia-sia, kegigihannya mengolah tanaman lidah buaya ini mampu diterima dipasaran hingga tembus pasar internasional.

Persik Kediri Siapkan Tiga Pemain U-20 untuk Lanjutan Liga 1 2020, Bahkan Bisa Tambah Lagi

Machfud Arifin Hadiri Harlah ke-22 PKB Surabaya: Saatnya PKB dan NU Punya Wali Kota

Setiap hari, dirinya mampu membuat dan memasarkan ratusan produk olahan aloe vera secara online.

“Saya sudah membuat dan memasarkan 2.185 batang sabun Salovera hingga Timor Leste,” ungkap siswa yang bercita-cita menjadi dokter anak tersebut.

Lanjutnya, dengan respon dan pesanan yang terus berdatangan, Sarlita mengaku akan bidik pasar internasional lain.

“Awalnya produk saya pasarkan ke teman-teman sekolah. Kok banyak pesanan akhirnya saya jual online dan saya salurkan ke beberapa instansi dan masyarakat,” katanya.

Respon positif tak selalu hadir.

Sudah Dinyatakan Zona Hijau,Jalan Rungkut Menanggal Kembali Dibuka untuk Akses ke Luar Kota Surabaya

Pilkada Trenggalek 2020, Golkar Bakal segera Tagih Kepastian Koalisi dengan PKB

Download Drama Korea Its Okay to Not Be Okay Sub Indo Episode 13 On Going, Streaming di Sini

Begitulah Sarlita bercerita.

Hingga titik ini, beragam hinaan masyarakat terhadap produknya sempat ia terima.

“Sempat diragukan kandungannya. Katanya berbahaya. Akhirnya setelah uji lab dan mengantongi izin, produk aloe vera saya dinyatakan aman,” tutupnya.

Penulis: Mayang Essa
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved