Breaking News:

Hari Kemerdekaan 2020

Pemkot Batu Imbau Warga Tidak Gelar Malam Tasyakuran untuk Memutus Klaster Penularan Covid-19

Masyarakat Kota Batu tidak diperkenankan menyelenggarakan kegiatan malam tasyakuran hari ulang tahun kemerdekaan.

Penulis: Benni Indo | Editor: Yoni Iskandar
SURYA/SAMSUL HADI
Ilustrasi syukuran 

 TRIBUNJATIM.COM, BATU – Masyarakat Kota Batu tidak diperkenankan menyelenggarakan kegiatan malam tasyakuran hari ulang tahun kemerdekaan.

Pemkot Batu telah mengeluarkan surat edaran untuk melarang berbagai kegiatan yang mengakibatkan kerumunan massa.

Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Sekda Nomor 003.1/2424/422.205/2020 Tentang Larangan atau Peniadaan Malam Tirakatan atau Tasyakuran Dalam Rangka HUT ke-75 RI.

Kepala Kesbangpol Kota Batu, Suliyanah menerangkan, larangan tersebut dikeluarkan agar tidak muncul klaster baru penularan Covid-19 di Kota Batu. Surat itu berlaku untuk semua instansi yang ada di Kota Batu, mulai dari tingkat RT hingga Kedinasan.

"Sekda telah mengeluarkan surat edaran larangan tersebut. Surat itu berlaku mulai dari tingkat seluruh desa atau kelurahan di Kota Batu," ujar Suliyanah kepada TribunJatim.com, Selasa (11/8/2020).

Siang ini, PDI Perjuangan Serahkan Rekomendasi untuk 75 Daerah, Termasuk Gresik dan Banyuwangi

T-50 Golden Eagle yang Tergelincir di Lanud Iswahjudi Mengalami Kerusakan Parah

Kenekatan Nikita Mirzani di Pinggir Tol Viral, Jadi Tontonan Tak Kuat Tahan Buang Air Kecil: OMG!

Selain larangan tasyakuran, Pemkot Batu juga melarang kegiatan lomba, pertandingan olahraga, karnaval maupun pawai. Begitu juga dengan pagelaran pentas seni budaya yang untuk sementara waktu ditiadakan.

Sedangkan untuk kegiatan di pemerintahan, peringatan HUT ke-75 RI dilakukan secara terbatas dan hanya dihadiri oleh Forkopimda. Pelaksanaan dilakukan sesuai dengan aturan yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat.

"Itupun hanya berlaku pada beberapa kegiatan. Seperti mendengarkan pidato kenegaraan pada Jumat (14/8/2020) di DPRD secara virtual dan Minggu (16/8/2020) upacara apel kehormatan renungan suci di TMP pukul 24.00 WIB," terangnya kepada TribunJatim.com.

Pada Senin (17/8/2020) tetap direncanakan menyelenggarakan upacara bendera pukul 7 pagi di Balai Kota Among Tani. Kemudian berlanjut mengikuti upacara detik-detik proklamasi secara virtual pada pukul 10 pagi. Sedangkan untuk penurunan bendera digelar pukul 3 sore dan pukul 5 sore upacara penurunan secara virtual.

Ditambahkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, M Chori. Bahwa larangan tersebut juga mengacu Kota Batu dan Malang Raya pada umumnya yang masuk zona merah.

Per Senin (10/8/2020), secara keseluruhan ada 195 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Namun dari jumlah itu, tersisa 30 orang saja yang aktif dan dalam perawatan. Sedangkan jumlah yang sembuh sebanyak 151 orang, sedangkan yang meninggal ada 14 orang. Ada 176 orang suspek, 6 orang probable, 44 orang diisolasi dan 118 orang discarded. (Benni Indo/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved