Breaking News:

PIlkada Kota Pasuruan

Lawan Mantan Menteri SBY di Pilwali Pasuruan & Jagoan PDIP, Gerindra Dorong Ahmad Dhani Turun Gunung

munculnya nama musisi Ahmad Dhani didorong maju Pilwali Pasuruan 2020 disampaikan langsung oleh petinggi Partau Gerindra. Simak peluangnya?

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM/AQWAMIT TORIK
Ahmad Dhani di Posko Prabowo-Sandi, Gedung Astranawa Surabaya, Minggu (30/9/2018) malam. Kini, nama Ahmad Dhani didorong untuk maju Pilwali Pasuruan 2020. 

Namun, Dhani sempat mendekam di sel tahanan atas kasus ujaran kebencian dan kasus pencemaran nama baik.

Gerindra: Pilkada Kota Pasuruan Lebih Menarik karena Ada Gus Ipul

Akhirnya Nadya Singgung Rizki DAcademy ke Medan, Minta Maaf saat Baca Tulisan Samawa: Nggak Bisa

KPU Beber Peluang Ahmad Dhani

Lantas apakah Ahmad Dhani bisa mencalonkan diri dalam Pilwali Pasuruan 2020 ?

Ketua KPU Kota Pasuruan Royce Dianasari menyebut pada prinsipnya pendaftaran calon dibuka untuk seluruhnya. Dikatakan dia, tidak ada diskriminasi atau pengecualian.

"Akan tetapi, perlu diingat, setelah pendaftaran kami punya kewajiban verifikasi dan klarifikasi," kata dia saat dihubungi melalui selulernya.

Sekadar diketahui, dalam PKPU No 1 Tahun 2020 tentang pencalonan pilgub dan wagub, pilbup dan pilwabup, dan atau pilwali dan pilwawali, khususnya pasal 4.

Pasal itu berbunyi tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh 
kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih.

"Intinya, kami akan verifikasi. Kami akan melihat musisi Ahmad Dhani kemarin tersandung kasus apa, dia diancam berapa tahun tuntutannya. Kalau dibawah lima tahun maka setelah selesai menjalani pidana wajib mengumumkan," pungkasnya.

Gus Ipul Tabayyun Dengan Pengurus PKB

Sementara itu, Jumat (14/8/2020) malam, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melakukan tabbayun ke sejumlah pengurus DPC PKB Kota Pasuruan, untuk menghadapi Pilwali Pasuruan 2020.

Pertemuan ini seolah membuat gambaran bahwa tidak terjadi apa - apa, di internal PKB Kota Pasuruan, menjelang pendaftaran calon.

Bahkan, dalam foto yang beredar, terlihat Gus Ipul terlihat rukun dan mesra dengan sejumlah pengurus DPC PKB Kota Pasuruan.

Dikonfirmasi hal itu, Gus Ipul membenarkan pertemuannya dengan pengurus DPC PKB Kota Pasuruan tersebut.

"Iya barusan," kata Gus Ipul saat dihubungi melalui selulernya.

Dia menjelaskan, ini hanya sebatas tabbayun ke pengurus DPC PKB Kota Pasuruan.

"Ya intinya silaturahmi saja , dan tidak terjadi apa - apa di kami. Kami baik - baik saja," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Teno Siap Lawan Gus Ipul

Disisi lain pasangan Raharto Teno Prasetyo - Mochammad Hasjim Asjari menyatakan tak gentar menghadapi Pilkada Kota Pasuruan 2020.

Pasangan calon yang diusung koalisi tiga partai ini menegaskan siap menghadapi segala kemungkinan, termasuk berhadapan dengan Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Gus Ipul merupakan mantan Wakil Gubernur Jawa Timur dua periode.

"Karena diniati maju, kami siap tarung. Sesuai dengan jargon kami, 'Tegas', Teno Gandeng Hasjim," kata Teno ketika dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (13/8/2020).

Munculnya nama Gus Ipul dalam bursa pencalonan Pilkada Kota Pasuruan merupakan bagian dari dinamika politik.

"Politik pasti dinamis," kata pria yang juga Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan ini.

Menurutnya, Gus Ipul sama seperti figur bakal calon lainnya, termasuk dirinya.

"Kami menyambut baik sebab kita sama-sama punya niat membangun Pasuruan," katanya.

Dengan adanya figur Gus Ipul, maka akan menambah alternatif figur calon pemimpin.

"Nanti warga yang akan menentukan. Apakah kami yang dipilih kembali untuk melanjutkan kepemimpinan? Atau siapapun nanti," kata pria yang kini menjabat Wali Kota Pasuruan ini.

Teno mengenal dekat Gus Ipul. Apalagi, partai yang menaunginya tersebut juga pernah menjadi pengusung Gus Ipul di Pemilihan Gubernur 2018 lalu.

PDIP bersama PKB, Gerindra, dan PKS menjadi koalisi pengusung Gus Ipul yang berpasangan dengan Puti Guntur Soekarno, kader PDIP.

"Kami berteman baik dengan Gus Ipul. Kami tak ada kontra produktif dengan beliau," katanya.

Apalagi, Pillkada menjadi pesta demokrasi yang biasa dilakukan dalam regenerasi pimpinan lima tahunan.

"Pilkada, momentumnya hanya sehari. Setelah itu, kita satu di bawah bendera yang menyatukan. Niatnya satu, untuk warga Pasuruan," pungkas Raharto Teno Prasetyo. (Galih Lintartika dan Bobby Koloway)

Ilustrasi Pilkada Serentak -
Ilustrasi Pilkada Serentak - (NET)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved