Pilkada Kabupaten Malang

Pasangan Sam HC-Gunadi Tak Penuhi Syarat Daftar Pilkada Malang 2020, KPU Beber Alasannya

Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini menjelaskan, pasangan Sam HC-Gunadi hanya mengantongi 115.000 dukungan valid.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/ERWIN WICAKSONO
Suasana sidang pleno verifikasi dukungan calon perseorangan di Gedung DPRD Kabupaten Malang pada Jumat (21/8/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pasangan Bakal Calon Bupati Malang dan Wakil Bupati Malang jalur perseorangan Heri Cahyono dan Gunadi Handoko tidak memenuhi syarat untuk ikut Pilkada Malang 2020

Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini menjelaskan, dari hasil rekapitulasi di Gedung DPRD Kabupaten Malang pada Jumat (21/8/2020), pasangan Sam HC-Gunadi hanya mengantongi 115.000 dukungan valid.

"Padahal syarat minimal dukungan yang sebanyak 129.769 dukungan," ujar Anis Suhartini seusai sidang pleno rekapitulasi.

Dari hasil ini, setidaknya butuh 14.000 dukungan guna mengantarkan pasangan yang kerap menyerukan jargon Malang Jejeg itu.

Rapat berjalan alot.

Sempat diwarnai friksi adu pendapat, antara tim Malang Jejeg dengan KPU dan Bawaslu.

Calon Petahana Sanusi Yakin Golkar akan Merapat ke Koalisi Malang Makmur, Klaim Sudah 90 Persen

Satlantas Polresta Malang Kota Terjunkan 164 Personel untuk Antisipasi Kemacetan saat Libur Panjang

Rapat berlangsung sejak pukul 13.00 WIB.

Penyampaian hasil hingga mencocokkan data berlangsung lama. Hingga akhirnya rapat selesai pukul 23.30 WIB. 

Pada saat itu, Heri Cahyono dan Gunadi Handoko didapuk tidak memenuhi syarat.

"Apabila bakal pasangan calon bupati tidak menerima, ada mekanisme untuk memperjuangkan haknya," ungkap Anis Suhartini.

Tim Malang Jejeg sempat meminta untuk melakukan penyandingan data, sebelum mengajukan keberatan.

Sikap Partai Golkar pada Pilkada Malang 2020 Belum Berubah, Siadi Tetap Jadi Andalan

Kolektor Uang Malang Antusias Tukarkan Uang Baru Rp 75 Ribu: Dalam Hitungan Menit Saja Antrean Tutup

Sanding data diterima. Lalu dilakukan dengan mengacu pada data Malang Jejeg dengan milik KPU Kabupaten Malang dan Bawaslu Kabupaten Malang.

"Sehingga proses sanding data harusnya sudah selesai di tingkat bawah. Dibuktikan dalam lampiran BA6 bahwa keberatan yang dituliskan tidak menyampaikan keberatan terkait berapa yang tidak memenuhi syarat," jelas Anis Suhartini.

Tapi apa daya, proses sanding data tidak mengubah hasil. Sehingga pasangan Sam HC-Gunadi masih tetap tidak memenuhi syarat untuk mendaftar di Pilkada Malang.

"Tapi ini belum selesai untuk mereka ( Malang Jejeg ). Karena masih bisa menggunakan haknya untuk mengajukan sengketa hasil dan prosesnya," terang Anis Suhartini.

Editor: Dwi Prastika

Sidak Proyek Islamic Center Kota Malang, Komisi C DPRD Dorong Pembangunan Bisa Selesai Tepat Waktu

Peringati HUT RI di Masa Pandemi, Polresta Malang Kota Bagikan 8525 Kg Beras untuk Warga Terdampak

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved