Tak Sadar Percikan Las Sambar Tiner, Toko Bangunan di Lamongan Hangus Dilahap Api 3 Jam
Terjadi kebakaran toko bangunan di Kecamatan Karanggeneng, Lamongan. Polisi menjelaskan: kebakaran disebabkan percikan api las sambar cairan tiner.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Toko bangunan UD Sumber Mulyo di Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng di Lamongan ludes dilahap si jago merah, Minggu (23/8/2020).
Panas terik dan angin kencang menjadi pemicu api cepat membesar dan membakar hampir seluruh bagian toko.
Berdasarkan informasi, kebakaran toko bangunan milik Basir ini baru bisa dipadamkan setelah memakan hampir 3 jam.
• NEWS VIDEO - Partai NasDem Kediri Gelar Operasi Pasar Murah, Istri Cabup Mas Dhito Ikut Turun
• Kronologi Pendaki Tewas saat Mendaki Gunung Lawu, Ngeluh Sesak Nafas di Pos 2, Tak Ada saat Turun
"Kebakaran berlangsung hampir 3 jam," kata Kanit Reskrim Polsek Karanggeneng, Ipda Muhamad Ali pada wartawan di lokasi kebakaran, Minggu (23/8/2020).
Diduga api muncul saat salah satu karyawan toko tersebut sedang membuat lemari dengan menggunakan las di belakang toko.
Percikan api las itu tanpa diduga menyambar cairan tiner yang tak jauh dari lokasi pengelasan dan langsung membesar dan menyambar semua barang yang ada di dalam toko.
• Pembangunan Wanawisata Alaska Diberhentikan Sementara, Satpol PP Kota Batu: Perizinan Belum Beres
• Bupati Jember Terima Penghargaan Kemenag RI, Kebijakan Pemkab Terkait Pendidikan Islam Diapresiasi
Akibat cepat membesar dan membuat seisi toko hangus terbakar karena banyaknya bahan bangunan yang mudah terbakar di tempat tersebut.
Api tak sampai merambat ke lingkungan warga setelah berhasil dipadamkan petugas PMK dengan mengerahkan 4 mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Lamongan.
Akibat kebakaran ini, jalur Paciran - Sukodadi tempat dimana toko ini berada sempat mengalami kemacetan, karena warga yang ramai-ramai melihat kebakaran tersebut, termasuk para pengguna jalan.
Sebagian warga juga ikut membantu memadamkan api dengan menggunakan air kali yang berada di depan toko tersebut.
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
"Tidak sampai ada korban jiwa, " kata Ali.
Petugas PMK melakukan pembasahan agar tidak muncul bara api baru lagi.
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Heftys Suud
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kebakaran-toko-di-lamongan.jpg)