Breaking News:

Diduga Sedang Mengurus Izin IMB, Warga di Sekitar GJT Tandatangani Penolakan

Keinginan warga Gresik yang tinggal di sekitar PT Gresik Jasa Tama (GJT) untuk menghirup udara segar tampaknya belum seratus persen terealisasi.

Willy Abraham/Tribunjatim
Truk muat batu bara melintas di Jalan R.E Martadinata di depan kelurahan Kemuteran, Gresik, Senin (17/8/2020) 

 TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Keinginan warga Gresik yang tinggal di sekitar PT Gresik Jasa Tama (GJT) untuk menghirup udara segar tampaknya belum seratus persen terealisasi.

Pasalnya mereka sedang was-was karena GJT yang selama ini belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tengah mengurus perizinan tersebut.

Warga yang berada di tiga kelurahan, Kemuteran, Kroman dan Lumpur pun saat ini sedang keliling dari rumah ke rumah. Mereka membuat tandatangan warga penolakan aktivitas bongkar muat batu bara di GJT.

Salah seorang warga, Munir mengaku mendapatkan informasi jika saat ini pihak GJT sedang proses mengurus ijin IMB di Dinas Perizinan Pemkab Gresik. Padahal jelas-jelas aktifitas bongkar muat itu ditolak warga dan sudah disepakati untuk direlokasi saat rapat di gedung DPRD Gresik.

Dia bersama warga yang sempat melurug DPRD Gresik itu akhirnya mengambil sikap dengan membuat penandatanganan penolakan.

Pemkab Gresik Wajibkan ASN yang Baru Liburan dari Luar Kota untuk Rapid Test, Sesuai Perintah Bupati

Diduga Truk Muat Batu Bara GJT Melintas di Jalanan Kota Gresik Saat Dinihari

Ustaz Yusuf Mansur Minta Doa Kesembuhan Dirinya Malah Dihujat, Sikapi Kalem, Butuh Penggugur Dosa

"Warga sudah jelas menolak. Kami kawal terus sampai GJT benar-benar pindah," tutupnya kepada TribunJatim.com.

Surat pernyataan itu dibawanya bersama warga lain untuk segera ditandatangani. Sebagai bukti warga tiga kelurahan benar-benar menolak beraktivitasnya GJT.

"Tuntutan warga jelas bahwa PT GJT harus merelokasi bongkar muat batu bara itu. Padahal sudah disepakati antar warga dan pihak GJT beberapa tahun lalu," pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Pemkab Gresik belum memberikan keterangan.

Sekadar informasi, persoalan GJT juga menjadi pembahasan rapat di Pemkab Gresik pada Kamis (20/8/2020) lalu.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved