Breaking News:

Hanya Konsultasi, GJT Ternyata Belum Miliki Alas Hak

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto mengaku hingga saat ini belum mengetahui kelanjutan nasib perusahaan di Jalan R.E Martadinata itu.

SURYA/WILLY ABRAHAM
Warga sekitar GJT geruduk kantor DPRD Gresik, Selasa (18/8/2020). 

 TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Nasib kelanjutan PT Gresik Jasa Tama (GJT) masih abu-abu. Apakah akan kembali beroperasi lagi atau tidak.

Di sela-sela acara groundbreaking pengendalian kali lamong, Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto mengaku hingga saat ini belum mengetahui kelanjutan nasib PT Gresik Jasa Tama (GJT) di Jalan R.E Martadinata itu.

"Sampai saat ini belum menerima laporan dari DPM PTSP," ucapnya kepada TribunJatim.com, Selasa (25/8/2020).

Dikonfirmasi terpisah, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) buka suara terkait beroperasinya kembali aktivitas bongkar muat GJT. Diketahui, selama ini GJT belum memiliki alas hak.

"Kami layani, kami periksa persyaratannya ternyata ada persyaratan belum klir mengenai alas haknya. GJT belum bisa menunjukkan alas hak yang diperlukan sementara," ujar Kabid pelayanan perizinan, Yuson Lawupa Malvi kepada TribunJatim.com, Selasa (25/8/2020).

Viral Anak Penderita Down Syndrome Ditertawakan di Restoran, Netizen Geram & Kecam Si Perekam Video

Penampakan Kamar Rahasia di Rumah Nikita Mirzani, Raffi Soroti Isinya: Ternyata Ini Ruang Eksekusi

Maling Gasak Motor Parkir di Depan Warkop Jalan Kutisari, Korban Pulang Acara Ultah Syok: Hilang

Dikatakan Yuson, hingga saat ini belum bisa menunjukkan alas hak. Apakah GJT itu sewa ? pihak perusahaan bongkar muat itu tak kunjung menunjukkan.

"Hanya sebatas konsultasi mau memasukkan berkas belum kami terima. Karena belum lengkap persyaratannya," paparnya.

Yuson mengaku beberapa kali melakukan konsultasi bahkan sejak tahun lalu dan awal tahun ini. Permasalahannya pun sama tidak bisa menunjukkan alas hak.

Namun, pihaknya belum bisa melakukan tindakan apapun selama ini. Karena konsultasi yang dilakukan GJT selama ini dianggap sebagai itikad baik.

"Beberapa kali mereka melalukan konsultasi itu dianggap progres itikad baik menguris izin," tutupnya. (wil/Tribunjatim.com)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved