Breaking News:

Waskita Karya Rugi Rp 1,1 triliun, Pengembang The Frontage 4 Tahun Tak Bayar Utang Rp 100 miliar

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) mengalami kinerja yang buruk pada semester I 2020. Ditengah pandemi Covid-19, perseroan mengalami rugi bersih

Penulis: Yoni Iskandar | Editor: Yoni Iskandar
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
lokasi apartemen frontage di Jl A Yani Surabaya 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) mengalami kinerja yang buruk pada semester I 2020. Ditengah pandemi Covid-19, perseroan mengalami rugi bersih yang dapat diatribusikan ke entitas induk sebesar Rp 1,1 triliun.

Sementara pada periode sama tahun lalu Waskita masih meraup untung Rp 997,8 miliar.

Direktur Keuangan Waskita Karya Taufik Hendra Kusuma menyebutkan untuk menghadapi tantangan krisis akibat pandemi, tahun ini perseroan melakukan efisiensi. Pada semester pertama 2020, Waskita Karya memperoleh pendapatan usaha sebesar Rp8,04 triliun.

Pendapatan itu merosot 45,7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp14,8 triliun.

 "Saat ini likuiditas menjadi salah satu prioritas utama perusahaan. Semua potensi kas masuk sudah dipetakan dan akan dikawal agar sesuai dengan timeline yang dibuat," jelasnya dalam keterangan resmi, Senin (31/8).

 Selain pendapatan yang menurun dan beban yang menumpuk, sebenarnya banyak pekerjaan Waskita yang belum dibayar. Salah satunya oleh PT Trikarya Graha Utama (TGU). Pengembang apartemen The Frontage di Surabaya ini tak hanya gagal menyerahkan unit apartemen kepada para konsumennya.

Komisi E Minta Anggaran BPOPP Pendidikan Tak Dikepras: OPD Harus Pahami Visi Gubernur

Paslon Pilkada Surabaya Dilarang Keluar Kota Saat Pengumuman Rekom PDI Perjuangan: Waktu Sudah Mepet

Tragis Bocah Manusia Silver Tewas Terlindas Truk, Kondisi Mengenaskan, Ratapan Ibu: Sakitnya Hidup

Kepada Waskita yang berstatus BUMN, TGU sudah tidak membayar kewajibannya lebih dari Rp 100 miliar selama 4 tahun ini.

Kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dalam laporan keuangannya Waskita mengungkapkan riwayat piutang kepada TGU.

Pada tahun 2015 nilainya Rp 72,17 miliar. Piutang itu membengkak menjadi Rp 91,27 miliar di akhir 2016. Pada Desember 2017, total kewajiban TGU yang harus dibayar kepada Waskita Karya melonjak lagi menjadi Rp 100,65 miliar.

Angka inilah yang dicatat Waskita dalam laporan keuangannya hingga semester I 2020.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved