Breaking News:

Virus Corona di Madura

50 Tenaga Medis di Pamekasan Terinfeksi Virus Corona, 13 Orang Menjalani Perawatan Isolasi Mandiri

Ada sekitar 50 tenaga kesehatan di Kabupaten Pamekasan, Madura yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona.

TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr Syaiful Hidayat saat ditemui TribunMadura.com di rumahnya, Senin (7/9/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Ada sekitar 50 tenaga kesehatan di Kabupaten Pamekasan, Madura yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona.

Jumlah sebanyak ini berdasarkan data yang disampaikan oleh Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr Syaiful Hidayat.

Ia mengatakan, sejak mewabahnya Covid-19 di Kabupaten Pamekasan sedari Minggu, 29 Maret 2020 hingga Senin 7 September 2020 hari ini, tercatat sebanyak 50 tenaga kesehatan yang bekerja di sejumlah pelayanan kesehatan di Pamekasan dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

Tenaga kesehatan yang positif terinfeksi Covid-19 tersebut terdiri dari Dokter, Perawat dan Bidan.

BREAKING NEWS: Satu Perawat di RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan Meninggal Terinfeksi Covid-19

Waria Bangkalan Dibunuh, Kepada Pelaku Menjelang Ajal : Kamu Sudah Ku Anggap Adik

Namun, tenaga kesehatan sebenyak itu yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 ini sudah banyak yang sembuh.

"Yang masih dirawat dan menjalani isolasi mandiri sekitar 15 orang, tapi keadaannya sudah membaik," kata Syaiful Hidayat kepada TribunMadura.com (grup TribunJatim.com), Senin (7/9/2020).

Satu Perawat RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan Meninggal Akibat Covid-19, 20 Perawat Ditracing

Dokter yang akrab disapa Syaiful ini juga menjelaskan, sebanyak 15 tenaga kesehatan yang menjalani perawatan isolasi mandiri ini kalau kondisinya masih dalam keadaan positif Covid-19.

Menurut dia, adanya klaster tenaga kesehata ini sudah banyak menyebar di berbagai kabupaten di Madura, seperti di Kabupaten Sumenep dan Sampang.

Syaiful mengimbau kepada masyarakat Pamekasan agar tetap mematuhi protokol kesehatan, sebab wabah Covid-19 ini masih belum berakhir.

822 Perawat di Jatim Terkonfirmasi Positif Covid-19, Terbaru Satu Perawat di Pamekasan Meninggal

Ia juga meminta kepada masyarakat Pamekasan agar selalu memakai masker dan menghindari kerumunan.

"Jangan lupa biasakan cuci tangan saat akan melakukan aktivitas dan sesudah melakukan aktivitas di luar rumah," peringatnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian

Editor: Pipin Tri Anjani

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved