Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Gubernur Khofifah Sebut Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Jawa Timur Sangat Cukup, Okupansi Rendah

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memastikan, Jawa Timur masih jauh dari rencana pemberlakuan PSBB kembali.

TRIBUNJATIM.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat diwawancara di Gedung BPSDM Jawa Timur, Jumat (11/9/2020). 

Sedangkan untuk DKI Jakarta adalah 4.417 bed yang tersedia dengan yang terisi ada sebanyak 3.776 bed.

26 Paslon Kepala Daerah di Jawa Timur Ikuti Tes Psikologi di RSUD Saiful Anwar Malang

Sedangkan untuk ketersediaan ruang ICU di Jawa Timur ada sebanyak 860 bed. Yang terisi saat ini hanya 72 bed.

Angka ini diklaim Khofifah lebih tinggi dibandingkan Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DKI Jakarta.

Sebelumnya, di awal bulan Juli telah dilaporkan bahwa bed isolasi di Jawa Timur mengalami overload, khususnya Surabaya Raya. Beberapa rumah sakit di Jawa Timur juga dilaporkan memiliki Bed Occupancy Rate yang melebihi 80 persen.

Pemprov Jawa Timur selanjutnya mengambil langkah cepat dengan mendirikan Rumah Sakit Lapangan Indrapura Surabaya bersama dengan pemerintah pusat, TNI, Polri diikuti dengan menambah rumah sakit rujukan dari yang sebelumnya hanya 44 di awal April menjadi 127 rumah sakit rujukan.

Kedua langkah ini dinilai cukup efektif dalam mengatasi kondisi overload tersebut.

Jumlah Calon Kepala Daerah di Jatim yang Positif Covid-19 Bertambah Lagi, Kini dari Trenggalek

"Di RSUD Soetomo, pasien Covid-19 yang dirawat juga menurun. Bulan Mei mencapai 223 orang dan memuncak menjadi 622 orang di bulan Juni. Lalu di bulan Juli turun menjadi 486 orang, dan 379 di bulan Agustus," terangnya.

Dengan DKI Jakarta yang akan melakukan PSBB kembali pada 14 September 2020 mendatang, Khofifah optimistis bahwa hal tersebut tidak akan berpengaruh banyak bagi Jawa Timur.

Ia yakin bahwa pemda setempat telah memberikan opsi yang baik dalam menjaga ekonomi tetap berjalan.

“Jakarta itu ibu kota, maka pemerintah pusat sudah melakukan berbagai langkah-langkah untuk menjaga bergeraknya layanan ekonomi juga layanan kesehatannya. Jatim akan melakukan langkah untuk bisa memberikan ruang gerak ekonomi kita untuk bisa berjalan dengan baik, protokol kesehatannya semua tolong dijaga dan ditingkatkan,” pungkas Khofifah.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved