Virus Corona di Malang
Percaya Warganya Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19, Sanusi Ungkap Malang Tak Perlu PSBB Lagi
Percaya masyarakatnya akan terapkan protokol kesehatan Covid-19. Sanusi berpendapat, pemberlakuan PSBB di Kabupaten Malang belum perlu dilakukan.
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Erwin Wicaksono
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Bupati Malang, Muhammad Sanusi percaya masyarakatnya akan selalu terapkan protokol kesehatan mencegahan virus Corona ( Covid-19 ).
Dia berpendapat, pemberlakuan kembali pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) masih belum perlu dilakukan.
"Menurut saya, selama kondusif dan masyarakat disiplin mematuhi peraturan terus, dan tidak ada peningkatan signifikan, ya tidak PSBB lagi," ujar Sanusi ketika dikonfirmasi pada Jumat (11/9/2020).
Meski begitu, Sanusi mengatakan, physical distancing perlu ditingkatkan kembali.
"Kegiatan sosialisasi terus dilakukan," ungkap Sanusi.
Selama ini, pengusaha tebu asal Gondanglegi Malang itu mengaku telah berikan arahan tegas kepada seluruh kepala dinas. Terutama terkait pencegahan Covid-19.
• Pasangan Ladub Berjanji Akan Kembangkan e-Sports Jika Menangkan Pilkada Kabupaten Malang 2020
• Bupati Sanusi Cuti Sepekan Sebelum Kampanye Pilkada Malang 2020, Bakal Daftar Hari Pertama ke KPU
"Kepala dinas semuanya bila menemukan orang gak pakai masker, saya suruh kasih masker," terangnya.
Dilansir dari data Satgas Covid-19 Kabupaten Malang, ritme penuluran virus Corona sejatinya masih tinggi.
Menanggapi hal tersebut, Sanusi membandingkan dengan tingkat kesembuhan.
"Di Malang Raya tingkat kesembuhannya tinggi. Kita beri kesadaran masyarakat," tutur Sanusi.
• Lift Proyek RSI Unisma Malang Terjatuh Diduga Kuat karena Kelebihan Beban, Polisi Panggil Kontraktor
• Bagi-bagi Masker, Forkopimda Kota Malang Turun ke Jalan Ingatkan Warga Terapkan Protokol Kesehatan
Guna membendung Covid-19, Sanusi lebih memilih menjanjikan reward kepada muspika kecamatan.
Hadiah itu berupa sepeda motor trail.
"Sehingga saya lakukan sayembara. Jika sampai Desember tidak ada penambahan ( kasus Covid-19 ) saya kasih reward sepeda motor," janji Sanusi.
Sanusi juga menduga jika penularan Covid-19 di wilayahnya berasal dari luar daerah.
"Karena kebanyakan di Kabupaten Malang ketularan dari orang luar malang yang diduga membawa virus," ujarnya.
Editor: Dwi Prastika
• Karyawan Kompas Gramedia di Malang Gelar Doa Bersama untuk Almarhum Jakob Oetama
• Kesaksian Koordinator Keamanan RSI Unisma Malang, Mendadak Ada Suara Keras Menggetarkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/bupati-malang-gandeng-perguruan-tinggi.jpg)