Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Ikatan Alumni Penyintas Covid-19 Jawa Timur Telah Menjangkau 24 Kampung dan 10 Perusahaan

Khofifah Indar Parawansa bersama Ikatan Alumni Penyintas Covid-19 Jawa Timur berkunjung ke Tulungagung untuk kampanye protokol kesehatan.

TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Pasar Ngemplak Tulungagung, Minggu (13/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama Ikatan Alumni Penyintas Covid-19 Jawa Timur berkunjung ke Tulungagung.

Khofifah Indar Parawansa mengajak komunitas ini untuk melakukan kampanye protokol kesehatan pencegahan virus Corona ( Covid-19 ).

Selain itu, komunitas mantan pasien Covid-19 ini diharapkan bisa melawan stigma kepada para mantan pasien.

Inisiator Ikatan Alumni Penyintas Covid-19 Jawa Timur, dr Makhyan Jibril mengatakan, saat ini sudah ada 1.500 anggota yang bergabung ke komunitas ini.

Fokus komunitas adalah kampanye protokol kesehatan, dan melawan stigma mantan pasien Covid-19.

Sebab banyak mantan pasien yang diberlakukan tidak semestinya, setelah sembuh dari Covid-19.

Khofifah Ajak Ikatan Alumni Penyintas Covid-19 Jawa Timur Kampanye Protokol Kesehatan ke Tulungagung

Birokrasi Rumit, Alasan Pengembang Ogah Membangun Rumah Bersubsidi di Tulungagung

“Ada tetangga yang menutup pintu karena ketakutan. Bahkan anaknya pasien dipanggil dengan anak Corona,” ungkap dr Makhyan Jibril, Minggu (13/9/2020).

Masih menurut dr Makhyan Jibril, ada pula karyawan ditolak kembali ke perusahaannya setelah sembuh dari Covid-19.

Perusahaan memilih merumahkannya dengan alasan takut tertular.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved