Virus Corona di Jawa Timur
Ikatan Alumni Penyintas Covid-19 Jawa Timur Telah Menjangkau 24 Kampung dan 10 Perusahaan
Khofifah Indar Parawansa bersama Ikatan Alumni Penyintas Covid-19 Jawa Timur berkunjung ke Tulungagung untuk kampanye protokol kesehatan.
Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
Jika mereka bercerita kepada masyarakat, maka pesannya lebih bisa dipercaya.
Saat ini Ikatan Alumni Penyintas Covid-19 Jawa Timur berangggotakan sekitar 1.500 orang.
Sejak diresmikan gubernur bulan lalu, mereka sudah menjangkau 24 kampung dan 10 perusahaan.
• Disperumkim Petakan 320 Hektare Kawasan Kumuh di Tulungagung, Tersebar di Lima Kecamatan
Sedangkan Tulungagung adalah daerah ke-4 yang dikunjungi.
Jibril menargetkan menjangkau 38 kota/kabupaten di Jawa Timur.
“Pengurus ini yang mendata, mana anggota yang mendapatkan stigma. Kami akan mengirimkan pengurus untuk membantu,” tegas Jibril.
Pendampingan ini penting, karena mantan pasien Covid-19 akan selalu reaktif jika diuji dengan rapid test.
Kondisi ini bisa berlangsung selama enam bulan, bahkan bisa selama satu tahun.
• Tenggelam di Sungai Brantas Tulungagung, Jenazah Warga Bali Sudah Dibawa Pulang Keluarga
• Jalur Tulungagung-Ponorogo yang Ambrol Masuk Jurang Sudah Dianggarkan untuk Diperbaiki Tahun Ini
Jika tidak ada pemahaman, maka para mantan pasien ini akan kesulitan mendapatkan surat keterangan bebas Covid-19.
“Rapid test bisa saja reaktif, tapi tes PCR pasti negatif. Kami bisa bantu jelaskan bahwa tes PCR negatif, meski rapid test positif, tidak berpotensi menularkan,” pungkas Jibril.
Editor: Dwi Prastika