Breaking News:

Virus Corona di Nganjuk

Warga Positif Covid-19 di Nganjuk Capai 363, Terbaru Tambah 6 Kasus, di Antaranya Anak Usia 10 Tahun

Jumlah warga terkonfirmasi positif Corona di Kabupaten Nganjuk dalam dua hari ini terus bertambah hingga capai 363 orang.

Freepik
ILUSTRASI Virus Corona atau Covid-19. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Jumlah warga terkonfirmasi positif Corona di Kabupaten Nganjuk dalam dua hari ini terus bertambah hingga capai 363 orang.

Ini setelah adanya tambahan enam warga terkonfirmasi positif Corona yang salah satunya seorang anak laki-laki usia 10 tahun asal Kecamatan Berbek Kabupaten Nganjuk.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, dr Hendriyanto mengatakan, umumnya dari enam orang tambahan terkonfirmasi positif Corona tersebut sebanyak lima orang dengan riwayat tertular dari warga terkonfirmasi positif Corona sebelumnya atau masih dalam satu keluarga.

Insiden Pengantin Wanita Nangis di Pojokan Gegara Riasannya, Suami Takut Viral, Pingsan: Guna-guna

VIRAL Video Remaja di Madiun Tak Pakai Masker Adu Fisik dengan Petugas, Begini Penjelasan Polisi

Dan kali ini hanya satu orang warga terkonfirmasi positif Corona dengan riwayat dari luar daerah.

"Ini menunjukkan penularan virus Corona antar keluarga dari warga terkonfirmasi positif Corona sebelumnya cukup tinggi, dan kondisi ini menjadi perhatian serius Gugus Tugas Covid-19 untuk melakukan pemantauan dan pengawasan ketat terhadap keluarga warga terkonfirmasi positif Corona," kata Hendriyanto, Minggu (13/9/2020).

Dijelaskan Hendriyanto, untuk tambahan warga terkonfirmasi positif Corona tersebut saat ini sebanyak tiga orang menjalani perawatan di Rumah Sakit dan tiga orang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing dibawah pengawasan tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan dan Desa.

Disamping adanya tambahan warga terkonfirmasi positif Corona, diungkapkan Hendriyanto, juga ada warga positif Corona yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 257 orang.

Dan yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit sebanyak 64 orang, serta warga positif Corona di Kabupaten Nganjuk yang meninggal dunia sebanyak 42 orang.

Sosok Kakak Kandung Dory Harsa Jarang Disorot, Ipar Nella Cantik Berhijab, Pekerjaan Tak Sembarangan

VIRAL Kondisi Ngeri Apartemen Ditinggal 5 Bulan Akibat Covid-19, Didiami Makhluk Lain: Dramatis

"Melihat kondisi perkembangan covid-19 tersebut kami senantiasa berharap agar kewaspadaan warga dengan mematuhi protokol kesehatan ditingkatkan, dan bukanya justru di longgarkan. Yakni dengan selalu memakai masker, jaga jarak, cuci tangan, tidak berkumpul, dan lainya," tandas Hendriyanto.

Sementara Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, Marhaen Djumadi menyoroti tentang Permenkes baru yang mengharuskan pasien terkonfirmasi positif Corona dengan gejala ringan dan sedang untuk isolasi mandiri.

Dimana seharusnya ada keputusan tersendiri di Jawa Timur dalam upaya pencegahan penularan virus Corona yang sangat cepat.

"Yakni keputusan khusus bahwa bagi warga yang terkonfirmasi positif Corona harus isolasi di rumah sakit atau rumah sakit darurat Covid-19 untuk menghindari penularan antar keluarga. Dimana riwayat penularan covid-19 di keluarga saat ini cukup tinggi," tutur Marhaen Djumadi yang juga Wakil Bupati Nganjuk dalam usulanya di Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19 di Jawa Timur. (SURYA/Achmad Amru Muiz)

Editor: Pipin Tri Anjani

Alasan Pemkab Malang Belum Kepikiran Gelar PSBB Kembali: Selama Dua Minggu Terakhir Ini Stabil

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved