Breaking News:

Virus Corona di Blitar

Lupa Pakai Masker dan Terjaring Razia Protokol Kesehatan, Warga Kota Blitar Kena Denda Rp 20.000

Terjaring razia protokol kesehatan Covid-19 di depan Alun-alun Kota Blitar dan langsung jalani sidang di tempat, Suharto didenda Rp 20.000.

TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL HADI
Suharto menjalani sidang di tempat karena melanggar protokol kesehatan saat berkendara di Kota Blitar, Selasa (15/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Suharto (58), kaget saat sepeda motor yang dikendarainya dihentikan petugas gabungan di Jalan Merdeka atau depan Alun-alun Kota Blitar, Selasa (15/9/2020).

Warga Jalan Kenari, Kota Blitar, itu sempat berusaha memacu sepeda motornya untuk menghindari petugas, karena mengira ada razia kendaraan bermotor.

Tapi, Suharto tetap tidak bisa lolos dari sergapan petugas gabungan.

Suharto lalu dibawa ke posko yang didirikan petugas gabungan di Alun-alun Kota Blitar.

Setelah dibawa ke posko, Suharto baru tahu petugas gabungan sedang menggelar razia masker.

Dia dihentikan petugas karena tidak pakai masker saat mengendarai sepeda motor.

18 Pegawai Bank Pelat Merah Positif Covid-19, Sebagian Pelayanan di Cabang Blitar Dialihkan ke Unit

Suharto langsung diproses oleh penyidik PNS dari Satpol PP Kota Blitar. Setelah itu, Suharto mengikuti sidang di lokasi razia.

Hakim memutuskan Suharto harus membayar denda Rp 20.000 karena tidak memakai masker saat berkendara. Suharto membayar uang denda ke petugas kejaksaan yang ada di lokasi razia.

"Saya lupa tidak pakai masker karena terburu-buru mau mengantar cucu. Awalnya, saya mengira ada operasi kendaraan. Makanya, saat dihentikan petugas saya berusaha menghindar. Ternyata razia masker," kata Suharto.

Halaman
123
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved