Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pilkada Kota Pasuruan

Tak Korupsi Jadi Kunci Sukses Pembangunan Wilayah, Ini Komitmen Gus Ipul-Mas Adi Perangi Korupsi

Gus Ipul mengatakan, korupsi menjadi penghambat atau kurang maksimalnya pembangunan di sebuah wilayah, termasuk Kota Pasuruan.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/GALIH LINTARTIKA
Bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota di Pilkada Pasuruan 2020, Saifullah Yusuf-Adi Wibowo seusai menghadiri silaturahmi bersama keluarga besar PD Muhammadiyah Kota Pasuruan, Jumat (18/9/2020) sore. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota di Pilkada Pasuruan 2020, Saifullah Yusuf-Adi Wibowo memiliki komitmen tinggi dalam mencegah dan mengantisipasi terjadinya praktik korupsi.

Ditemui dalam silaturahmi Gus Ipul dan Mas Adi bersama keluarga besar PD Muhammadiyah Kota Pasuruan, di sebuah rumah makan di wilayah Kota Pasuruan, Jumat (18/9/2020) sore, keduanya sama-sama sepakat dan tidak membenarkan tindakan korupsi.

Gus Ipul menjelaskan, tidak korupsi menjadi kunci sukses pembangunan.

Dia mengatakan, korupsi menjadi penghambat atau kurang maksimalnya pembangunan di sebuah wilayah, termasuk Kota Pasuruan.

Maka dari itu, ia bersama Mas Adi berkomitmen jika ditakdirkan dan diberikan amanah untuk memimpin Kota Pasuruan, tidak akan korupsi.

Bagi mereka, korupsi akan menjadi ganjalan terhadap pembangunan wilayah.

BREAKING NEWS: Truk Tronton Sasak Empat Rumah Warga Pasuruan, Tiga di Antaranya Rusak Parah

Blusukan, Bupati Lumajang Temui dan Dengarkan Langsung Keluhan Para Petani di Desa Sukosari

"Ya, kami komitmen dan saya kira, korupsi tidak akan membuat sebuah wilayah jadi maju dan berkembang," jelas dia.

Gus Ipul menyampaikan, bersama Mas Adi, dirinya memiliki mimpi, gagasan, dan tujuan pembangunan Kota Pasuruan ke depan. Artinya, ia dan Mas Adi sudah memiliki arah mau dibawa kemana Kota Pasuruan ini nantinya.

"Nah, kami siap membawa Kota Pasuruan menuju Kota Madinah. Apa itu madinah, maju ekonominya, indah kotanya, dan harmoni warganya," sambung Gus Ipul.

Ia bahkan berani menawarkan visi misinya ke masyarakat untuk perubahan Kota Pasuruan.

Wakil Ketua DPRD Andri Wahyudi Dongkrak Brand Lokal Pasuruan Bisa Naik Kelas

Berawal dari Mimpi Sang Istri, Pria Bondowoso Temukan Benda-benda Kuno Saat Gali Sumur

Dikatakan dia, visi misi yang dibawanya bersama Mas Adi ini sudah melewati riset yang disempurnakan dengan titipan dan masukan dari beberapa kiai, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan lainnya.

"Saya kira, semuanya bisa berjalan asalkan tidak ada korupsi. Apakah bisa, bisa. Yang penting pemimpinnya komitmen dan tidak mau korupsi. Saya jamin, pembangunan lancar, maksimal, dan sesuai dengan tujuan," jelas dia.

Gus Ipul mengaku optimistis bisa membuat suasana Kota Pasuruan seperti di Madinah.

Dia mengatakan, konsep itu mudah di era zaman sekarang. Kemajuan teknologi memudahkan semuanya. Tenaga untuk membuat desainnya juga banyak.

Polres Madiun Luncurkan Tim Nadi Rotan, Launching Dilakukan Serentak di 13 Kecamatan

Masuk Rumah Dinas Bupati Ponorogo Wajib Rapid Test, Belajar dari Prabowo Subianto & Suharso Monoarfa

"Anggarannya tinggal dicarikan, kalau pemerintah agak kesulitan, bisa dicarikan di pihak swasta. Tinggal nanti ditata sehingga program atau pembangunan bisa terlaksana sesuai dengam rencana," jelas dia.

Namun, Gus Ipul kembali menegaskan, semua itu bisa berjalan maksimal jika tidak ada korupsi.

Karena itu, ia bersama Mas Adi nanti akan berusaha maksimal agar tidak ada korupsi.

"Insyaallah kalau tidak korupsi, pembangunan akan berjalan normal, maksimal dan manfaatnya bisa dirasakan untuk masyarakat Kota Pasuruan," sambung dia.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved