Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pilkada Kabupaten Malang

Pastikan Netralitas, Pemkab Melarang ASN Like Postingan Seluruh Calon Peserta Pilkada Malang 2020

Netralitas aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Malang yang pasti mengenal Sanusi, saat ini tengah diuji.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/ERWIN WICAKSONO
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Bupati Malang, Muhammad Sanusi kembali mencalonkan diri menjadi pemimpin Kabupaten Malang pada Pilkada Malang 2020.

Alhasil, netralitas aparatur sipil negara ( ASN ) Pemkab Malang yang pasti mengenal Sanusi, saat ini tengah diuji. 

Guna memastikan netralitas ASN tetap terjaga, Pemkab Malang mengeluarkan beberapa kebijakan.

Satu di antaranya melarang ASN me-like postingan seluruh calon peserta Pilkada di media sosial.

"Contoh tindakan paling ringan itu seperti memposting atau me-like postingan salah satu calon bupati Malang," terang Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat saat ditemui di Pendopo Peringgitan Agung pada Senin (28/9/2020).

Wahyu Hidayat menyatakan, kebijakan netralitas ASN yang dikeluarkan bukannya tanpa sanksi. 

Calon Bupati Malang Lathifah Shohib Anggap Penting Branding Dirinya Sebagai Cucu Pendiri NU

BMKG Karangkates Pastikan Alat Deteksi Tsunami di Malang dalam Kondisi Baik

"Terkait sanksi, ditinjau dari kadar pelanggarannya. Seperti pelanggaran ringan hingga berat," ungkap Wahyu Hidayat.

Akademisi asal Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang ini menjelaskan, sanksi yang diterapkan berwujud beberapa tahapan.

"Seperti teguran, penundaan pangkat, hingga pemecatan," jelas Wahyu Hidayat.

Guna memastikan netralitas ASN, Pemkab Malang tidak bergerak sendirian.

Wahyu Hidayat menyatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan Bawaslu Kabupaten Malang.

"Pengawasan nanti bersama Bawaslu Kabupaten Malang," ujar Wahyu Hidayat.

Agar Kota Malang Masuk Zona Hijau, Dewan Sarankan Pemkot Maksimalkan Labkesda dan Gelar Swab Gratis

Sanusi-Didik Gatot Subroto Yakin Bisa Gaet 60 Persen Suara Kaum Milenial di Malang dengan Teknologi

Kata Wahyu Hidayat, skema pengasawan telah disiapkan secara masif. Nantinya, ritme pengawasan dilakukan diam-diam pada segala lini wilayah.

"Bawaslu memiliki anggota sampai ke tingkat desa, tapi kita juga melakukan pengawasan oleh inspektorat, pihak kecamatan, dan Kepala OPD," terang Wahyu Hidayat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved