Breaking News:

Virus Corona di Kota Batu

Meski Masih Merugi Akibat Pandemi Covid-19, Wisata di Kota Batu Perlahan Bangkit

Kondisi usaha pariwisata di Kota Batu perlahan mulai bangkit di masa pandemi virus Corona, meskipun belum mendapat keuntungan.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Wisatawan di kawasan Brakseng di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Kondisi usaha pariwisata di Kota Batu perlahan mulai bangkit di masa pandemi virus Corona ( Covid-19 ), meskipun belum mendapat keuntungan.

Namun nilai kerugian yang dialami pelaku usaha pariwisata tidak lagi sedalam saat awal-awal pandemi merebak dan Kota Batu menerapkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ).

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi memaparkan, dampak dibukanya kembali akses pariwisata ke Kota Batu telah membuat banyak wisatawan datang.

Namun, para wisatawan masih enggan untuk mengeluarkan banyak biaya.

Hal itu dianggap lumrah oleh Sujud Hariadi, karena kondisi perekonomian sedang lesu.

"Mereka memang datang ke Kota Batu, tapi tidak sampai mengeluarkan banyak biaya. Kita bisa lihat Alun-alun ramai karena mereka memilih liburan ke sana," ujar Direktur PT Selecta ini pada TribunJatim.com, Rabu (7/10/2020).

Tak Turun ke Jalan, Buruh di Kota Batu Pilih Dialog dengan DPRD Terkait Omnibus Law UU Cipta Kerja

Harga Tiket Masuk Warung Angkringan Jeruk Manis, Wisata Petik Buah Lumajang, Gratis Makan Sepuasnya

Sujud Hariadi menerangkan, Taman Rekreasi Selecta Kota Batu masih mengalami kerugian pada September lalu.

Kerugian tidak sebanyak pada Maret, April dan Mei.

Meskipun masih mengalami kerugian, manajemen Selecta tetap beroperasi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved